PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL BRAND SEIZE
BRAND SEIZE VISUAL IDENTITY DESIGN
Persaingan merek fesyen dan gaya hidup di Indonesia yang semakin ketat menyebabkan banyak merek baru kesulitan membangun kedekatan emosional dengan konsumen. Masalah utama terletak pada kurang relevannya identitas visual dengan karakter generasi muda urban yang aktif, dinamis, dan melek teknologi. Di era digital yang kompetitif, identitas visual memainkan peran penting dalam membentuk loyalitas konsumen dan kesadaran merek. Penelitian ini bertujuan merancang identitas visual untuk merek baru bernama "Seize" yang menargetkan generasi muda urban Indonesia berusia 20–35 tahun di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Kelompok ini dikenal aktif, dinamis, dan melek teknologi. Metode Design Thinking digunakan untuk memastikan hasil desain sesuai secara psikografis dan kultural, dengan tahapan penelitian audiens, konseptualisasi elemen desain, uji fokus grup, dan evaluasi semiotik visual. Hasil karya perancangan menunjukkan bahwa desain geometris minimalis dengan warna dinamis seperti biru elektrik dan oranye lebih disukai target audiens. Elemen identitas visual "Seize" dirancang untuk mencerminkan gaya hidup aktif dan nilai seperti kebebasan, keterhubungan sosial, serta inovasi. Studi ini memperluas pemahaman akademik tentang hubungan antara elemen visual dan persepsi konsumen muda, serta memberikan kontribusi praktis bagi pelaku bisnis dan desainer dalam mengembangkan strategi branding yang relevan di pasar urban Indonesia.
The highly competitive fashion and lifestyle market in Indonesia presents challenges for new brands in establishing emotional connections with consumers. A major issue lies in the misalignment between visual identity and the characteristics of the urban young generation, who are active, dynamic, and tech-savvy. In the digital era, visual identity plays a critical role in building brand loyalty and awareness. This study aims to design a visual identity for a new brand, "Seize," targeting Indonesian urban youth aged 20–35 in cities like Jakarta, Bandung, and Surabaya. The Design Thinking method was applied through audience research, design conceptualization, focus group testing, and visual semiotic evaluation to ensure cultural and psychographic relevance. Results show that minimalistic geometric forms combined with vibrant colors such as electric blue and orange are preferred by the target audience. The visual identity of "Seize" was developed to reflect an active lifestyle and values such as freedom, social connectivity, and innovation. This research contributes to academic understanding of the connection between visual elements and young consumer behavior, while also offering practical insights for designers and business owners in building effective branding strategies for Indonesia’s urban market.