Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar berbasis perpustakaan digital PUSDIGTI
dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan membentuk karakter mandiri
siswa kelas 1 sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research
and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 51 siswa
kelas 1 SDN Sidokare 3, Sidoarjo, pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.
Desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest dengan
instrumen berupa lembar validasi, angket respon guru dan siswa, serta tes
membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Validitas
bahan ajar memperoleh persentase rata-rata 96,4% dari hasil penilaian ahli
materi, media, dan Bahasa dengan kategori sangat valid , sehingga layak
digunakan dalam pembelajaran; (2) Kepraktisan memperoleh rata-rata 87,5%
dari guru dan 84,6% dari siswa dengan kategori sangat praktis ,
menandakan bahan ajar mudah digunakan dan sesuai kebutuhan pembelajaran; (3) Keefektifan
bahan ajar terbukti melalui peningkatan skor rata-rata pretest 26,10 menjadi
79,51 pada posttest dengan N-Gain rata-rata 0,70 (kategori tinggi). Uji
Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 0,000 <
0,05) antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, observasi menunjukkan
adanya peningkatan karakter mandiri siswa, khususnya dalam inisiatif, percaya
diri, dan kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri. Kesimpulannya, bahan
ajar berbasis perpustakaan digital PUSDIGTI dinyatakan valid,
praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan
sekaligus menumbuhkan karakter mandiri siswa kelas 1 sekolah dasar. Penelitian
ini memberikan kontribusi pada pengembangan media pembelajaran digital yang
selaras dengan kebutuhan literasi awal di sekolah dasar.
Kata kunci:
pengembangan bahan ajar, perpustakaan digital, membaca permulaan, karakter
mandiri, SD kelas 1.