PELAKSANAAN MODEL LATIHAN FISIK PADA ATLET PUSLATCAB TUBAN CABANG OLAHRAGA KARATE
IMPLEMENTATION OF PHYSICAL TRAINING MODELS IN TUBAN PUSLATICAB BRANCH ATHLETES OF KARATE SPORTS
Nama : Dhecky Cahyo Saputro
NIM : 19061457013
Program Studi : D4-Kepelatihan Olahraga
Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya
Pembimbing : Muhammad Kharis Fajar, S.Pd., M.Pd.
Proses latihan kondisi fisik dalam olahraga adalah suatu proses yang harus dilaksanakan dengan benar serta sesuai dengan komponen – komponen latihan fisik. Melalui latihan yang dilakukan secara berulang, secara sedikit demi sedikit serta ditambahkannya intensitas, volume latihan, dan kompleksitasnya secara tidak langsung dapat mempengaruhi kondisi fisik atlet tersebut dengan sendirinya. Hal ini juga berlaku pada atlet pada cabang olahraga karate khususnya kategori kumite. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model latihan fisik pada biomotor fisik yang sesuai bagi atlet Puslatcab Kabupaten Tuban cabang olahraga karate kategori Kumite.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan model eksperimental dan menggunakan 4 responden. Pengukuran dilakukan dengan metode pretest dan posttest yang kemudian dilakukan uji statistika dengan menggunakan uji t berpasangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kondisi biomotor fisik (kecepatan, kelincahan, daya tahan, kekuatan, dan fleksibilitas) atlet Puslatcab Kabupaten Tuban cabang olahraga karate kategori Kumite menunjukkan adanya hasil perubahan yang signifikan antara hasil test sebelum dan setelah diberikan model latihan fisik.
Model latihan diberikan sebanyak 16 kali (4 kali dalam seminggu) dengan beberapa metode model latihan yang diterapkan. Adapun model latihan fisik yang efektif pada atlet Puslatcab Kabupaten Tuban cabang olahraga karate kategori Kumite yaitu kombinasi antara lain ladder drill, cone drill, plyometric, jog stride, weight training, dan Lateral Shuffle and Sprint. Sehingga, dengan banyaknya model latihan yang telah dilakukan dapat memberikan sisi positif pada pelatih untuk meningkatkan kreativitas dalam penyusunan model latihan serta program latihan kondisi fisik atlet yang baik.
Kata kunci: Model Latihan,, Karate
Name : Dhecky Cahyo Saputro
Study Program : D4-Kepelatihan Olahraga
Institution : Universitas Negeri Surabaya
Advisor : Muhammad Kharis Fajar, S.Pd., M.Pd.
The process of training physical conditions in sports is a process that must be carried out correctly and in accordance with the components of physical training. Through exercises that are carried out repeatedly, bit by bit and the added intensity, volume of training, and complexity can indirectly affect the athlete's physical condition by itself. This also applies to athletes in karate, especially the kumite category. Therefore, this study aims to determine the appropriate physical biomotor training model for Puslatcab athletes in Tuban Regency in the Kumite category of karate.
This research is a type of quantitative research using an experimental model and using 4 respondents. The measurements were carried out using the pretest and posttest methods, which were then tested statistically using a paired t test.
The results showed that the level of physical biomotor conditions (speed, agility, endurance, strength, and flexibility) of Puslatcab athletes in Tuban Regency in the Kumite category showed a significant difference between the results of the test before and after being given a physical training model.
The training model is given 16 times (4 times a week) with several training model methods applied. The model of effective physical training for Puslatcab athletes in Tuban Regency in karate in the Kumite category is a combination of ladder drill, cone drill, plyometric, jog stride, weight training, and Lateral Shuffle and Sprint. Thus, the many training models that have been carried out can provide a positive side to the coach to increase creativity in the preparation of training models and training programs for good physical condition of athletes.
Keywords: Training Models, Karate