Kecemasan akademik merupakan
permasalahan kesehatan mental yang banyak dialami peserta didik akibat tekanan
akademik, beban tugas, dan tuntutan evaluasi tinggi. Mindfulness-based
technique (MBT) semakin banyak digunakan sebagai intervensi psikologis
untuk mengelola kecemasan akademik. Penelitian ini menganalisis perkembangan
penelitian MBT dalam mengurangi kecemasan akademik periode 2019-2024 melalui
pendekatan Bibliometric-Systematic literature review (B-SLR). Data
diperoleh dari Scopus dengan hasil penelusuran awal 174 publikasi yang
menghasilkan 73 artikel sebagai dataset final untuk analisis bibliometrik
menggunakan VOSviewer dan systematic literature review terhadap 18
artikel open access terpilih.
Analisis mengungkapkan
peningkatan publikasi dari 8 artikel (2019) menjadi 21 artikel (2024), dengan
dominasi Amerika Serikat (32,88%), Iran dan Tiongkok (masing-masing 8,22%).
Kata kunci dominan adalah mindfulness (61,64%), anxiety (26,03%),
dan test anxiety (24,66%). Temuan menunjukkan transformasi format
intervensi: periode pra-pandemi didominasi tatap muka, periode pandemi
mengalami pergeseran ke format daring (65%), dan periode pasca-pandemi
menunjukkan persistensi hybrid (40%). Terdapat pergeseran dari protokol
MBSR/MBCT menuju Brief Mindfulness Intervention s yang meningkat 400%
(2023-2024).
Novelty penelitian terletak
pada identifikasi perbedaan karakteristik antarnegara: AS menekankan inovasi
teknologi, Tiongkok fokus pada kecemasan matematika, Iran mengintegrasikan
dimensi spiritual Islam, dan Eropa menunjukkan ketelitian metodologis. Sintesis
mengungkapkan mindfulness efektif menurunkan kecemasan akademik (d =
-0,716) melalui tiga mekanisme: regulasi emosi, pengurangan reaktivitas
kognitif, dan peningkatan self-efficacy . Penelitian ini memberikan
pemetaan terintegrasi perkembangan riset dan agenda penelitian masa depan untuk
praktik bimbingan dan konseling.
Kata Kunci: mindfulness-based technique ,
kecemasan akademik, analisis bibliometrik, systematic literature review ,
kesehatan mental mahasiswa.