THE EFFECT OF THE PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL ON CRITICAL THINKING AND COMMUNICATION SKILLS IN PANCASILA EDUCATION OF GRADE V ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa, serta untuk mengetahui peningkatan kedua keterampilan tersebut dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V di SDN Pakis I Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen dan melibatkan 40 siswa, terdiri dari 20 siswa kelas V-A dan V-B sebagai kelompok eksperimen, serta 20 siswa kelas V-C dan V-D sebagai kelompok kontrol, dengan rancangan nonequivalent control group. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan angket, sedangkan analisis data meliputi uji deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), uji hipotesis serta uji N-Gain menggunakan SPSS versi 26. Hasil uji T menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan model PBL terhadap keterampilan berpikir kritis (sig. 0,006 < 0,05) dan keterampilan komunikasi (sig. 0,006 < 0,05). Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kedua keterampilan tersebut, dengan rata-rata skor N-Gain keterampilan berpikir kritis sebesar 0,55 (kategori sedang) dan keterampilan komunikasi sebesar 0,72 (kategori tinggi). Temuan ini menegaskan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa dalam konteks pembelajaran Pendidikan Pancasila.
This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) learning model on students' critical thinking and communication skills, as well as to determine the improvement of both skills in Pancasila Education learning for grade V at SDN Pakis I Surabaya. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design and involves 40 students, consisting of 20 students of grades V-A and V-B as the experimental group, and 20 students of grades V-C and V-D as the control group, with a nonequivalent control group design. Data collection was carried out through tests and questionnaires, while data analysis included descriptive tests, prerequisite tests (normality and homogeneity), hypothesis tests and N-Gain tests using SPSS version 26. The results of the T test showed a significant effect of the PBL model on critical thinking skills (sig. 0.006 < 0.05) and communication skills (sig. 0.006 < 0.05). Furthermore, the N-Gain analysis showed a significant increase in both skills, with an average N-Gain score of 0.55 for critical thinking skills (medium category) and 0.72 for communication skills (high category). These findings confirm that the PBL model is effective in improving students' critical thinking and communication skills in the context of Pancasila Education learning.