MAKNA STANDAR KECANTIKAN DALAM POSTER IKLAN KOSMETIK CARSLAN 卡姿兰:PENDEKATAN TRIADIK PEIRCE
THE MEANING OF BEAUTY STANDARDS IN COSMETIC ADVERTISING POSTERS OF CARSLAN 卡姿兰: A PEIRCE TRIADIC APPROACH
Bahasa adalah media yang digunakan individu untuk mengungkapkan diri sendiri dan berkomunikasi dengan orang lain. Salah satu media komunikasi yang digunakan produsen untuk menyampaikan informasi kepada konsumen adalah poster iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan standar kecantikan yang terdapat dalam poster iklan kosmetik Carslan 卡姿兰 yang berlaku di Tiongkok. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif serta menggunakan teori semiotika CS Peirce untuk menganalisis tanda-tanda (simbol, indeks, dan ikon). Tanda-tanda yang merepresentasikan standar kecantikan di Tiongkok tersebut kemudian dianalisis menggunakan model triadik Peirce yang terdiri atas tiga elemen: representamen, objek, dan interpretan. Penelitian ini menggunakan metode Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) untuk mengumpulkan data. Tanda diinterpretasikan berdasarkan konsep ideal kecantikan yang berlaku sesuai budaya masyarakat. Tanda indeks diinterpretasikan melalui hubungan sebab-akibat, sedangkan tanda ikon diinterpretasikan melalui kesamaan visual dari tanda tersebut. Makna "cantik" dijelaskan dengan mendeskripsikan tanda-tanda yang telah diinterpretasikan, berupa frasa dan gambar pada poster iklan yang merepresentasikan standar kecantikan di Tiongkok. Dari data gambar poster yang dikumpulkan sebanyak 33 gambar ditemukan sebanyak 52 data berupa tanda. Bentuk standar kecantikan Tiongkok yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi: bentuk mata, warna kulit, hasil pemakaian make-up, warna bibir, tekstur kulit, dan warna eyeshadow. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bentuk mata bulat merupakan tanda standar kecantikan yang paling dominan ditemukan. Frasa dan gambar dalam poster iklan memberikan gambaran yang jelas mengenai standar kecantikan di Tiongkok, sesuai dengan tujuan pemasaran produk kosmetik tersebut.
Language serves as a medium through which individuals express themselves and communicate with others. One such medium used by producers to convey information to consumers is advertising posters. This study aims to reveal the beauty standards presented in Carslan (卡姿兰) cosmetic advertisement posters in China. It adopts a qualitative research approach with a descriptive qualitative method and applies Charles Sanders Peirce’s semiotic theory to analyze signs namely symbols, indexes, and icons. These signs, which represent the prevailing beauty standards in China, are analyzed using Peirce’s triadic model consisting of three elements: representamen, object, and interpretant. The research employs the Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) method for data collection. The signs are interpreted based on the culturally accepted ideals of beauty. Indexical signs are interpreted through cause-and-effect relationships, while iconic signs are interpreted through visual similarities. The meaning of "beauty" is described by interpreting the signs found in phrases and images in the advertisement posters that represent Chinese beauty standards. From a total of 33 poster images collected, 52 instances of signs were identified. The identified Chinese beauty standards in this study include: eye shape, skin tone, the effect of makeup application, lip color, skin texture, and eyeshadow color. Data analysis reveals that round eyes are the most dominant sign representing beauty standards. The phrases and images in the advertisement posters clearly illustrate the prevailing beauty standards in China, aligning with the marketing objectives of the cosmetic products.