SURVEI SARANA PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN di MTs NEGERI SE-KAB SIDOARJO
SURVEY OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE SPORTS PHYSICAL EDUCATION AND HEALTH IN STATE MTS, SIDOARJO REGENCY
Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan mata pelajaran yang lebih banyak menggunakan metode praktik daripada teori sehingga mampu meningkatkan semangat siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dibutuhkan adanya tenaga pendidik yang berkualitas serta sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran. Sarana dan prasarana yang kurang memadai dapat menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran, seperti contoh siswa harus mengantri untuk melakukan gerakan secara bergantian dikarenakan kurangnya alat penunjang olahraga sehingga proses pembelajaran kurang efektif. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana ketersediaan sarana dan prasarana di SMP/MTs Negeri di Kabupaten sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu PDPJOI. Topik pendidikan jasmani menyangkut kegiatan jasmani dan didukung oleh sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan dalam pendidikan jasmani, seperti meningkatkan kebugaran siswa dan mengembangkan potensi diri. Infrastruktur dipandang sebagai faktor terpenting bagi keberhasilan tahapan belajar mengajar pendidikan PJOK. Kualitas siswa juga dapat dipengaruhi oleh tingkat infrastruktur yang tersedia di sekolah sebagai penunjang adanya pembelajaran. Pendidikan jasmani merupakan pendidikan formal yang wajib dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan infrastruktur pada tingkat MTSN di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah empat MTSN di Sidoarjo. Mtsn yang di jadikan sample penelitian adalah Mtsn 1, Mtsn 2, Mtsn 3 dan Mtsn 4 Sidoarjo.
Sport and health physical education is a subject that uses more practical methods than theory so that it can increase student enthusiasm in the learning process. Therefore, in the learning process of sports and health physical education, it is necessary to have qualified educators as well as adequate facilities and infrastructure to support the implementation of learning. Inadequate facilities and infrastructure can cause delays in the learning process, for example students have to queue to take turns doing movements due to a lack of sports support equipment so that the learning process is less effective. The purpose of this study is to find out how the availability of facilities and infrastructure in public junior high schools/MTs in Sidoarjo district. This study used a descriptive research method and the instrument used in this study was the PDPJOI. The topic of physical education concerns physical activity and is supported by facilities and infrastructure to achieve goals in physical education, such as improving student fitness and developing self-potential. Infrastructure is seen as the most important factor for the success of the teaching and learning stages of PJOK education. The quality of students can also be influenced by the level of infrastructure available in schools to support learning. Physical education is a formal education that must be owned by every educational institution in Indonesia. The purpose of this study was to determine the availability of infrastructure at the MTSN level in Sidoarjo. This research uses a quantitative descriptive approach. The sample of this research is four MTSN in Sidoarjo. The MTsN that were used as the research sample were MTsn 1, MTs 2, MTs 3 and MTs 4 Sidoarjo.