MUSIK DANGDUT KOPLO DI DESA GETAS KECAMATAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK SEBAGAI STRATIFIKASI SOSIAL
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk penyajian musik dangdut koplo yang ada di Desa Getas dan tanggapan masyarakat Desa Getas mengenai musik dangdut koplo, kemudian faktor apa saja yang menjadikan musik dangdut koplo sebagai stratifikasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data penelitian ini menggunakan trianggulasi data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua format bentuk penyajian pertunjukan musik dangdut koplo yang pernah diadakan di desa Getas yaitu orkes dangdut dan elekton dangdut. Masyarakat desa Getas cukup menganal dan menyukai musik dangdut koplo dan dijadikan sebagai sarana hiburan yang cocok untuk dinikmati dan diapresiasi hingga musik dangdut koplo di desa Getas tidak hanya dijadikan sebagai sarana hiburan tetapi juga sebagai Stratifikasi sosial. faktor yang menjadikan musik dangdut koplo sebagai stratifikasi sosial adalah pekerjaan dan ekonomi yaitu orang yang strata sosial tinggi mengundang musik dangdut orkes dangdut koplo saat ada hajatan untuk hiburan dan menunjukkan status sosialnya. Namun orang yang strata sosialnya menengah kebawah memilih cara alternatif dengan mengundang elekton dangdut koplo untuk meningkatkan status sosialnya di masyarakat.
The aim of this research is to find out the form of presentation of dangdut koplo music in Getas Village and the response of the people of Getas Village regarding dangdut koplo music, then what factors make dangdut koplo music socially stratified. This research uses a descriptive qualitative approach using literature study methods, observation, interviews, questionnaires and documentation. The analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusions. The validity of this research data uses data triangulation.
The results of this research show that there are two formats for presenting dangdut koplo music performances that have been held in Getas village, namely dangdut orchestra and dangdut electon. The people of Getas village are quite familiar with and like dangdut koplo music and it is used as a means of entertainment that is suitable to be enjoyed and appreciated so that dangdut koplo music in Getas village is not only used as a means of entertainment but also as a means of social stratification. The factors that make dangdut koplo music socially stratified are work and economics, namely people from high social strata invite dangdut music from dangdut koplo orchestras when there is a celebration for entertainment and to show their social status. However, people from the middle to lower social strata choose an alternative method by inviting dangdut koplo electons to improve their social status in society.