EFEKTIVITAS E-HEALTH DALAM PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK DI PUSKESMAS SAWAHAN KOTA SURABAYA
EFFECTIVENESS OF E-HEALTH IN IMPROVING PUBLIC SERVICES IN SAWAHAN COMMUNITY HEALTH CENTER SURABAYA CITY
ABSTRAK
Transformasi digital dalam pelayanan publik kini menjadi tuntutan zaman, termasuk di sektor kesehatan yang menuntut layanan cepat, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang pesat, pelayanan kesehatan konvensional mulai dianggap kurang memadai dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat modern, terutama dalam hal kecepatan dan pemerataan akses layanan. Hal ini mendorong perlunya inovasi berbasis teknologi untuk memperbaiki kualitas layanan kesehatan publik. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah melalui pemanfaatan sistem digital, seperti aplikasi e-health. Pemerintah Kota Surabaya melalui Puskesmas Sawahan telah mengimplementasikan sistem e-health sebagai upaya meningkatkan efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya, efektivitas sistem ini masih perlu dievaluasi secara menyeluruh agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan prinsip e-government. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi e-health dalam konteks pelayanan publik berbasis e-government. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi.. Teori yang digunakan mengacu pada delapan indikator efektivitas digital menurut Pedrosa, (2020), yaitu kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, kesederhanaan, kepercayaan, ketersediaan, keterpahaman, konsistensi, dan kecepatan layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-health secara umum mampu meningkatkan efisiensi administrasi dan memperluas akses layanan kesehatan. Namun, beberapa kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan perangkat di kalangan masyarakat, kurangnya fitur yang ramah bagi penyandang disabilitas, serta tidak jelasan kebijakan terkait privasi data pengguna. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan adanya penguatan aspek penyempurnaan fitur layanan, serta transparansi pengelolaan data sebagai langkah strategis menuju sistem layanan kesehatan digital yang berkelanjutan, adil, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kata Kunci: E-Government, Efektivitas Digital Pelayanan Publik, E-Health
ABSTRACT
Digital transformation in public services has become a necessity in today's era, including in the health sector, which demands fast, efficient, and easily accessible services for the public. Amid the rapid development of information technology, conventional health services are increasingly seen as inadequate in addressing the needs of modern society, particularly in terms of speed and equitable access. This situation highlights the need for technology-based innovations to improve the quality of public health services. One such innovation is the implementation of digital systems, such as the e-health application. The Surabaya City Government, through Puskesmas Sawahan, has implemented the e-health system to enhance the efficiency, quality, and accessibility of healthcare services for the community. However, its implementation still requires thorough evaluation to ensure that it truly meets public needs and aligns with the principles of e-government. This study aims to analyze the effectiveness of the e-health application in the context of public service delivery based on e-government. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observations, and document analysis. The theoretical framework refers to eight indicators of digital effectiveness proposed by Pedrosa. (2020): ease of use, usefulness, simplicity, trust, availability, comprehensibility, consistency, and service speed. The findings indicate that e-health generally improves administrative efficiency and broadens access to health services. However, several challenges remain, such as limited access to digital devices among the public, a lack of inclusive features for people with disabilities, and unclear data privacy policies. Based on these findings, the study recommends enhancing service features and ensuring transparency in data management as strategic steps toward a sustainable, equitable, and inclusive digital health service system.
Keywords: E-Government, Digital Service Effectiveness, Public Service, E-Health