Penerapan Teknik Sulam Trapunto Pada Sarung Bantal Oleh Siswa Kelas X Tekstil 1 SMKN 12 Surabaya
The Application of Trapunto Embroidery Techniques on Pillowcases by Year 10 Textile 1 Students at SMKN 12 Surabaya
Teknik sulam trapunto merupakan salah satu teknik sulam yang menghasilkan efek timbul dan dapat diterapkan pada berbagai produk tekstil yang memiliki nilai fungsi dan nilai estetis. Pembelajaran sulam di SMKN 12 Surabaya belum pernah menerapkan teknik sulam trapunto sehingga diperlukan alternatif pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar baru, serta mengembangkan keterampilan siswa dalam menghasilkan karya tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persiapan pembelajaran, proses pembelajaran, hasil karya, serta respon guru dan siswa terhadap penerapan teknik sulam trapunto pada sarung bantal oleh siswa kelas X Tekstil 1 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Data penelitian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pembelajaran meliputi penyusunan modul ajar, materi, media pembelajaran, alat dan bahan praktik, serta instrumen penilaian. Proses pembelajaran terlaksana dengan baik melalui tahap penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi. Hasil karya memperoleh rata-rata nilai proses berkarya sebesar 87,9, rata-rata nilai hasil karya sebesar 82,3, dan rata-rata nilai akhir sebesar 85,1 dengan kategori baik. Guru dan siswa memberikan respon positif karena teknik sulam trapunto mampu memberikan pengalaman belajar baru serta mengembangkan keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan kesabaran dalam menghasilkan karya tekstil. Berdasarkan pelaksanaan penelitian, pemilihan jenis benang perlu diperhatikan dalam penerapan teknik sulam trapunto. Penggunaan benang yang memiliki kekuatan dan ketahanan yang baik perlu diperhatikan agar mampu menghasikkan efek timbul trapunto secara optimal.
The trapunto embroidery technique is a form of embroidery that produces a raised effect and can be applied to various textile products, offering both functional and aesthetic value. The embroidery curriculum at SMKN 12 Surabaya has not previously incorporated the trapunto embroidery technique; therefore, an alternative teaching approach is required to provide a new learning experience and develop students’ skills in creating textile works. This study aims to describe the lesson preparation, the learning process, the resulting works, and the responses of teachers and students to the application of the trapunto embroidery technique on pillowcases by 31 students in Class X Textiles 1. The study employed a qualitative descriptive method, with data collection techniques comprising observation, interviews and documentation. The research was conducted over two sessions. The research data were analysed through data reduction, data presentation and drawing of conclusions, whilst data validity was tested using data triangulation. The results of the study indicate that lesson preparation included the development of teaching modules, materials, learning media, practical tools and materials, as well as assessment instruments. The learning process was carried out effectively through the stages of material delivery, demonstration, practice and evaluation. The final works achieved an average process score of 87.9, an average product score of 82.3, and an average final score of 85.1, categorised as ‘good’. Teachers and pupils responded positively as the trapunto embroidery technique provided a new learning experience and developed skills, creativity, precision and patience in producing textile works. Based on the research findings, the selection of thread type requires careful consideration when applying the trapunto embroidery technique. The use of thread with good strength and durability must be taken into account to optimally achieve the raised trapunto effect.