EFEKTIVITAS FLIPBOOK BERBASIS BUDAYA LOKAL SEBAGAI MEDIA ANTI PERUNDUNGAN DAN MENINGKATKAN EMPATI PADA‘’PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
The Effectiveness of Local Culture-Based Flipbooks as Anti-Bullying Media and in Enhancing Empathy Among Elementary School Student
Fiki Surya Ningrum. 2025. Efektivitas Flipbook Berbasis Budaya Lokal Sebagai Media Anti Perundungan Dan Meningkatkan Empati Pada‘’Peserta Didik Sekolah Dasar, Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, Pembimbing : (1) Dr. Ari Metalin Ika Puspita, S. Pd.Sd., M. Pd. Dan (2) Prof. Dr. Budi Purwoko, S. Pd., M. Pd.
Kata kunci : Flipbook, Budaya Lokal, Anti-Perundungan, Empati,
Perundungan di sekolah dasar merupakan persoalan serius yang berdampak negatif terhadap perkembangan anak secara fisik, emosional, dan sosial. Bentuk perundungan seperti kekerasan verbal dan sosial masih sering terjadi, bahkan sering tidak dilaporkan, sehingga menyulitkan upaya pencegahan. Data dari berbagai lembaga nasional menunjukkan tingginya kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas flipbook digital berbasis budaya lokal dalam mengurangi perundungan dan meningkatkan empati pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen (kuasi eksperimen) untuk menguji efektivitas flipbook berbasis budaya lokal dalam mengurangi perundungan dan meningkatkan empati pada siswa sekolah dasar, dengan flipbook sebagai variabel bebas. ’Penelitian ini’’ dilaksanakan ‘’di’’ SDN 01 Winongo, yang berlokasi di Jl. Gajah Mada No. 26, Kelurahan Winongo, Kota Madiun. teknik pengumpulan data, penelitian ini akan menggunakan tes dan dokumentasi. Instrumen yang dipakai untuk mengukur perundungan dan empati akan spesifik dirancang atau disesuaikan untuk kebutuhan penelitian ini.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital flipbook berbasis budaya lokal efektif dalam mengedukasi perilaku anti-perundungan dan meningkatkan empati peserta didik di sekolah dasar. Hasil uji hipotesis pada variabel perundungan menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,007 dan 0,008, sementara pada variabel empati sebesar 0,004, yang seluruhnya berada di bawah 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah penggunaan flipbook.
Dengan demikian, media digital flipbook berbasis budaya lokal dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai alat bantu dalam upaya pencegahan perundungan dan peningkatan empati pada peserta didik sekolah dasar. Media ini terbukti mampu mengedukasi perilaku anti-perundungan dan mengembangkan empati siswa secara signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji hipotesis (p<0.05). Fleksibilitas dan konteks budaya lokal yang dihadirkan flipbook ini menjadikannya instrumen pembelajaran yang kuat untuk membentuk karakter anak yang lebih peduli dan saling menghormati di lingkungan sekolah.
Fiki Surya Ningrum. 2025. The Effectiveness of a Local Culture-Based Flipbook as an Anti-Bullying Medium and for Enhancing Empathy in Elementary School Students. Graduate Program, Universitas Negeri Surabaya. Advisors: (1) Dr. Ari Metalin Ika Puspita, S.Pd.Sd., M.Pd. and (2) Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd.
Keywords: Flipbook, Local Culture, Anti-Bullying, Empathy
Bullying in elementary schools is a serious issue that negatively impacts children's physical, emotional, and social development. Forms of bullying, such as verbal and social abuse, still frequently occur and often go unreported, which complicates prevention efforts. Data from various national institutions indicate high rates of violence against children in educational settings. This study aims to examine the effectiveness of a local culture-based digital flipbook in reducing bullying and enhancing empathy among elementary school students. A quantitative (quasi-experimental) method was used to test the effectiveness of the flipbook as the independent variable. The research was conducted at SDN 01 Winongo, located at Jl. Gajah Mada No. 26, Winongo Sub-district, Madiun City. Data collection techniques included testing and documentation. Instruments to measure bullying and empathy were specifically designed or adapted for the purposes of this study.
The results show that the use of a local culture-based digital flipbook is effective in educating anti-bullying behavior and enhancing empathy among elementary school students. Hypothesis testing for the bullying variable yielded significance values (2-tailed) of 0.007 and 0.008, while the empathy variable showed a significance value of 0.004—all below the 0.05 threshold. These results indicate a significant difference between the experimental and control groups after using the flipbook.
Therefore, the local culture-based digital flipbook is deemed highly appropriate and effective as a tool for preventing bullying and enhancing empathy in elementary school students. This medium has proven effective in promoting anti-bullying behavior and significantly developing student empathy, as indicated by the hypothesis testing results (p<0.05). The flexibility and cultural relevance presented by the flipbook make it a powerful learning instrument to foster caring and respectful character among students within the school environment.