Analisis Peran Kepemimpinan Perempuan Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat (Studi Pada Lurah "Rantakarsa" Kecamatan Gayungan Kota Surabaya)
Analysis Of The Role Of Female Leadership In Enhancing Community Empowerment (A Study Of The Female Urban Village Head Of "Rantakarsa", Gayungan District, Surabaya City)
Lurah Perempuan memiliki peranan penting dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Di Kelurahan “Rantakarsa” mengalami peningkatan pesat pada inovasi serta prestasi selama Lurah “Rantakarsa” saat ini memimpin. Lurah “Rantakarsa” memberikan kesempatan kepada masyarakat unruk membentuk serta memilih program pemberdayaan yang ingin diikuti sehingga terbentuknya berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kelurahan “Rantakarsa”. Pemimpin memliki peranan yang cukup besar dalam kehidupan masyarakat namun belum memiliki strategi yang tepat untuk melepas ketergantungan masyarakat terhadap bantuan yang diberikan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan Peran Kepemimpinan Perempuan Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat (Studi Pada Lurah “Rantakarsa” Kecamatan Gayungan Kota Surabaya). Penelitian ini menggunakan metode peran kepemimpinan menurut Ralph Stogdill dan peningkatan pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.
Hasil penelitian berdasarkan teori peran pemimpin menurut Ralph Stogdill ialah berbagai strategi yang digunakan Lurah “Rantakarsa” berhasil dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat, komunikasi efektif melalui komunikasi langsung dan tidak langsung, pembagian uraian tugas melalui SK, hubungan kerja sama dengan stakeholders terkait, serta pengaturan, pengendalian, dan pengawasan yang dilakukan melalui forum formal dan komunikasi online. Hasil penelitian berdasarkan teori peningkatan pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto ialah berbagai pelatihan yang diberikan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM, pemberian modal usaha, pengelolaan sampah plastik, dan peningkatan kapasitas kelembagaan.
Kata Kunci: Kepemimpinan Perempuan, Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan
Female leadership plays a significant role in enhancing community empowerment at the urban village level. In Rantakarsa Urban Village, there has been a notable increase in innovation and achievements under the leadership of the current female urban village head. She provides opportunities for the community to initiate and select empowerment programs they wish to participate in, resulting in the development of various community empowerment programs in Rantakarsa. Although leadership plays a crucial role in community life, there is still a lack of effective strategies to reduce the community's dependence on aid.
The objective of this study is to analyze and describe the role of female leadership in enhancing community empowerment (a case study of the female urban village head of Rantakarsa, Gayungan District, Surabaya City). This research applies Ralph Stogdill’s leadership role theory and Mardikanto’s concept of community empowerment. The research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation, with purposive sampling used for sample determination. Both primary and secondary data sources are utilized.
The results of the study, based on Ralph Stogdill's leadership role theory, indicate that the strategies employed by the urban village head of Rantakarsa have been successful in enhancing community empowerment. These include effective communication—both direct and indirect, task delegation through official decrees, collaboration with relevant stakeholders, as well as regulation, control, and supervision conducted through formal forums and online communication. According to Mardikanto’s theory on community empowerment, the findings also show that various training sessions have been provided to improve human resource quality, business capital assistance, plastic waste management initiatives, and institutional capacity development.
Keywords: Female Leadership, Community Empowerment, Urban Village