Penelitian
ini dikembangkan untuk mengatasi masalah belajar yang ada pada siswa kelas XI
Animasi Di SMKN 2 Surabaya, setelah observasi dan wawancara dan didapati
masalah yaitu (1) siswa tidak memiliki media pembelajaran yang yang mendukung
untuk digunakan belajar secara mandiri dalam memahami materi prosedur membuat
modeling berbasis 3D hardsurface (2) siswa kesulitan memahami materi prosedur
membuat modeling berbasis 3D hardsurface yang diberikan guru hanya melalui
metode demonstrasi dan sekolah memiliki potensi yang mendukung, siswa kelas XI
memiliki fasilitas pribadi yang mendukung di era digital saat ini untuk diadakannya
sebuah media pembelajaran dalam mengatasi permasalahan pembelajaran pada siswa
kelas XI Animasi di SMKN 2 Surabaya.
Sehingga
penelitian ini dikembangkan dengan tujuan untuk menghasilkan pengembangan media
video tutorial pembelajaran dan mengetahui keefektifan media video tutorial
pembelajaran terhadap hasil kerja atau project belajar siswa kelas XI Animasi
di SMKN 2 Surabaya dengan materi “Prosedur Membuat Modeling Berbasis 3D
Hardsurface” pada mata pelajaran Animasi 3 Dimensi. Video tutorial merupakan
video yang sengaja dibuat untuk membimbing peserta didik dalam belajar yang
bersifat kongkrit karena meliputi visual dan audio, sehingga dengan video
tutorial pada materi prosedur membuat modeling berbasis 3D hardsurface dapat
membantu siswa dalam memahami cara membuat modeling berbasis 3D hardsurface.
pengunaan video tutorial dalam proses pembelajaran dapat memperngaruhi hasil
kerja atau project belajar siswa.
Penelitian
ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian Static Group
Comparison. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes kinerja
yang digunakan peneliti untuk menilai hasil kerja atau project belajar siswa
dalam membuat modeling berbasis 3D hardsurface menggunakan aplikasi Blender.
Teknik
analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas
dan Uji T (t-test). Hasil analisis data
uji normalitas dan homogenitas dilakukan untuk melihat apakah siswa atau
kelas eksperimen dan kelas kontrol yang digunakan untuk penelitian ini berasal
dari homogen yang sama dan berdistribusi normal. Hasil analisis data
menunjukkan nilai rata-rata data kemampuan awal siswa untuk kelompok kelas
eksperimen 54,63 kemudian setelah diberi eksperimen nilai rata-rata kemampuan
siswa kelompok kelas eksperimen meningkat menjadi 75,09.
Sehingga,
dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan
hasil belajar dengan adanya pengembangan media video tutorial pembelajaran
dalam materi prosedur membuat modeling berbasis 3D hardsurface terhadap hasil
kerja atau project belajar siswa.
Kata Kunci :
Pengembangan, Video Tutorial Pembelajaran, Prosedur Modeling Berbasis 3D
Hardsurface