Mayoritas transportasi
saat ini masih menggunakan mesin pembakaran dalam, sehingga permintaan BBM
(bahan bakar minyak) terus meningkat. Namun, menipisnya cadangan BBM dan dampak
lingkungannya mendorong pencarian bahan bakar alternatif. Bahan bakar
alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk mengganti BBM
salah satuya adalah bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis karakteristik (densitas, viskositas, dan nilai kalor) bahan bakar dengan
campuran bietanol dari nira sorgum (E20, E25, E30, E35, E40, dan E45) serta
pengaruhnya terhadap performa mesin sepeda motor Honda Vario125cc (torsi, daya roda,
tekanan efektif rata-rata, dan laju konsumsi bahan bakar).
Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental dengan variasi bahan bakar pertalite (E0) dan biopertalite (E20,
E25, E30, E35, E40, dan E45). Pengujian karakteristik bahan bakar mengacu pada
standar ASTM (densitas D1298, viskositas D445, dan nilai kalor D240). Mesin uji
eksperimen Honda Vario 125cc tahun 2019 dengan menggunakan alat uji instrumen chassis
dynamometer . Pengujian performa mesin menggunakan standar pengujian SAE
J1349 dengan metode pengujian full open throttle valve dengan variasi
putaran mesin 3000 rpm hingga 9000 rpm.
Hasil dari uji karakteristrik (densitas dan viskositas)
bahan bakar semakin meningkat seiring bertambahnya konsentrasi bioetanol, namun
nilai kalor semakin menurun. Hasil pengujian performa mesin menunjukkan bahwa
E35 memberikan pengaruh terbesar. Hal ini dibuktikan dengan torsi yang
dihasilkan sebesar 9,4 Nm pada putaran mesin 5000 rpm, daya roda sebesar 9,1 HP
pada putaran mesin 8000 rpm, dan tekanan efektif rata-rata sebesar 9,46 bar
pada putaran mesin 5000 rpm. Laju konsumsi bahan bakar terendah adalah E0
dengan hasil 0,43 liter/jam pada 3000 rpm.