Analisis framing relokasi warga Gaza ke Indonesia: Implikasi bagi wacana inklusi sosial di media online
Framing analysis of the relocation of Gaza residents to Indonesia: Implications for the discourse of social inclusion in online media
Penelitian ini menganalisis framing pemberitaan mengenai wacana relokasi warga Gaza ke Indonesia pada media online VOA, Republika, dan Kompas periode Januari–April 2025. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis framing Robert N. Entman, penelitian ini mengkaji bagaimana media mendefinisikan masalah, menentukan penyebab, memberikan penilaian moral, dan menawarkan solusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konstruksi realitas yang dipengaruhi latar ideologis masing-masing media: VOA menekankan aspek geopolitik, Republika mengedepankan solidaritas keislaman dan kemanusiaan, sementara Kompas cenderung netral dan humanis. Perbedaan framing tersebut berimplikasi pada pembentukan wacana inklusi sosial di ruang publik.
This study analyzes the media framing of news coverage regarding the discourse on the relocation of Gaza residents to Indonesia in VOA, Republika, and Kompas during the period of January–April 2025. Using a qualitative descriptive approach with Robert N. Entman’s framing analysis model, this research examines how the media define the problem, identify causes, make moral judgments, and propose solutions. The findings reveal differences in the construction of reality influenced by each media outlet’s ideological background: VOA emphasizes geopolitical aspects, Republika highlights Islamic solidarity and humanitarian concerns, while Kompas adopts a more neutral and humanistic stance. These framing differences have implications for the formation of social inclusion discourse in the public sphere.