Kata Kunci: Bentuk Musik, Ekspresi Musik, Lagu Balada Harian, Silampukau
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau: (1) bentuk musik pada Lagu Balada Harian karya Silampukau; dan (2) bentuk ekspresi pada Lagu Balada Harian karya Silampukau. Kajian teori yang digunakan dalam meninjau bentuk dan ekspresi tersebut adalah bentuk musik menurut Karl Edmund Prier dan Ekspresi musik menurut Jamalus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan mengedepankan teknik analisis musik melalui observasi, kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis rumusan masalah yang diajukan. Rumusan masalah tersebut adalah: (1) bagaimana bentuk musik pada Lagu Balada Harian karya Silampukau; dan (2) bagaimana bentuk ekspresi pada Lagu Balada Harian karya Silampukau.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lagu Balada Harian karya Silampukau menghadirkan struktur musik tiga bagian yang kompleks, dari pengantar tema utama dalam bagian A, hingga pengembangan melodi dan lirik intens dalam bagian B dan C. Menggunakan motif tanya-jawab, lagu ini membangun ketegangan dan resolusi secara efektif. Dinamika yang bervariasi dari Mezzo Piano hingga Forte, dengan tempo Moderato yang stabil namun fleksibel, menciptakan keseimbangan antara ekspresi emosional dan refleksi dalam lirik lagu yang menceritakan kehidupan dunia kerja di kota Surabaya. Warna nada yang dipadukan dari instrumen sederhana seperti gitar dan contrabass, serta perbedaan timbre vokal tenor dan bariton, memperkaya ekspresi musik dalam karya ini. Kesimpulannya adalah Lagu Balada Harian karya Silampukau cenderung sederhana. Penggunaan chord, tempo, dinamika, dan unsur musik lainnya tidak berkembang terlalu rumit. Silampukau lebih fokus pada pesan yang ingin disampaikan kepada pendengar melalui liriknya. Namun komposisi musik yang ringan dapat mendukung pesan yang ingin disampaikan dalam lagu Balada Harian.