Hubungan Antara Konformitas Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa FIP UNESA
The Relationship Between Conformity and Consumptive Behavior Among FIP UNESA Students
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan perilaku konsumtif pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA). Konformitas merupakan kecenderungan individu untuk mengikuti norma atau tekanan kelompok sosial, sedangkan perilaku konsumtif adalah tindakan membeli barang secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan rasional. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian adalah 155 mahasiswa FIP UNESA pengguna aktif platform e-commerce Zalora. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson dan regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif, dengan nilai korelasi sebesar 0,486 (p < 0,01). Analisis regresi menunjukkan bahwa konformitas memberikan kontribusi sebesar 23,6% terhadap perilaku konsumtif, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor usia, tekanan sosial, dan preferensi mahasiswa terhadap produk fashion branded menjadi aspek yang memperkuat hubungan tersebut.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa konformitas memainkan peran penting dalam memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa, terutama dalam konteks belanja online. Diperlukan edukasi literasi keuangan dan penguatan kesadaran diri untuk membantu mahasiswa mengelola perilaku konsumtif secara bijak.
This study aims to examine the relationship between conformity and consumptive behavior among students of the Faculty of Education (FIP), Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Conformity refers to the tendency of individuals to align with group norms or social pressure, while consumptive behavior denotes excessive purchasing driven by desires rather than rational needs. The research employs a quantitative approach with a correlational design. The subjects consist of 155 FIP UNESA students who are active users of the e-commerce platform Zalora. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Pearson correlation and simple linear regression techniques.
The findings reveal a significant positive relationship between conformity and consumptive behavior, with a correlation coefficient of 0.486 (p < 0.01). Regression analysis indicates that conformity contributes 23.6% to consumptive behavior, while the remaining 76.4% is influenced by other factors. Age, social pressure, and students’ preferences for branded fashion products were identified as reinforcing factors in this relationship.
The study concludes that conformity plays a critical role in shaping students’ consumptive behavior, particularly in the context of online shopping. Financial literacy education and self-awareness initiatives are recommended to help students manage their consumptive tendencies more effectively.