EFFECTIVENESS OF INDIVIDUAL COUNSELING USING EMOTIONAL REGULATION TRAINING TO REDUCE STUDENTS' ONLINE GAME ADDICTION
Bermain game online secara berlebihan dan terus menerus akan menimbulkan munculnya permasalahan pada aspek sosial, emosional dan pribadi. Kecanduan game online yang disebabkan tidak bisa mengelola emosi dapat diatasi salah satunya dengan konseling individu menggunakan latihan regulasi emosi yang memiliki lima tahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling individu menggunakan latihan regulasi emosi untuk mengurangi adiksi game online pada peserta didik. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis Penelitian ini adalah single subject design menggunakan model A-B, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis visual. Dengan konseli penelitiannya adalah lima peserta didik Sekolah Menengah Pertama yang memiliki skor adiksi game online yang tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan durasi bermain game online peserta didik setelah diberikan perlakuan konseling individu menggunakan latihan regulasi emosi untuk mengurangi adiksi game online. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling individu menggunakan latihan regulasi emosi efektif untuk mengurangi adiksi game online pada peserta didik di SMP. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah latihan regulasi emosi bisa diterapkan pada kasus adiksi game online dengan metode penelitian yang berbeda dan subjek yang lebih luas.
Kata Kunci: Adiksi Game Online, Konseling individu, Latihan Regulasi Emosi
Playing online games excessively and continuously will cause problems in social, emotional and personal aspects. Addiction to online games caused by being unable to manage emotions can be overcome by individual counseling using emotion regulation exercises which have five stages. This study aims to determine the effectiveness of individual counseling using emotion regulation exercises to reduce online game addiction in students. This research approach is quantitative. This type of research is a single subject design using the A-B model, then analyzed using visual analysis. The research subjects were five junior high school students who had high online game addiction scores. Data collection techniques in this study used observation sheets. The results showed that there was a decrease in the duration of playing online games for students after being given individual counseling treatment using emotion regulation exercises to reduce online game addiction.So it can be concluded that individual counseling using emotional regulation exercises is effective in reducing online game addiction in junior high school students. Suggestions for further research are that emotion regulation exercises can be applied to cases of online game addiction with different research methods and a wider subject.
Keywords: Online Game Addiction, Individual Counseling, Emotion Regulation.