PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KONSELING KEDAMAIAN DALAM MEREDUKSI PERILAKU BULLYINGPADA SISWA SMPN 36 SURABAYA
DEVELOPMENT OF A PEACE COUNSELING GUIDEBOOK TO REDUCE BULLYINGBEHAVIOR AMONG JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS SMPN 36 SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan konseling kedamaian sebagai media layanan bimbingan dan konseling yang dapat digunakan untuk mereduksi perilaku bullying pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bullying merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental serta perkembangan sosial emosional siswa. Pendekatan konseling kedamaian dipilih karena berfokus pada penguatan nilai-nilai empati, toleransi, dan resolusi konflik secara damai.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi beberapa tahapan oleh Tim Puslitjaknov meliputi tahap studi pendahuluan,perencanaan,pengembangan produk awal,uji coba pendahuluan,dan revisi produk. Uji validasi diperoleh dari data kuantitatif dan kualitatif yang diberikan oleh ahli materi,ahli media dan calon pengguna. Validator dalam penelitian pengembangan ini terdiri dari satu ahli materi,satu ahli media,dan dua calon pengguna.
Berdasarkan uji validasi produk oleh ahli materi,ahli media,dan calon pengguna yang telah dilakukan,didapatkan hasil yang meliputi aspek kegunaan sebesar 86,6%termasuk dalam kriteria kategori sangat sesuai dan tidak perlu dilakukan revisi,,aspek kelayakan didapatkan sebesar 88,3% yang termasuk dalam kategori sangat sesuai dan tidak perlu dilakukan revisi,aspek ketepatan didapati hasil 82,2% termasuk kriteria kategori sangat sesuai dan tidak perlu revisi ,aspek kepatutan didapati hasil 82,2% termasuk dalam kriteria kategori sangat sesuai dan tidak perlu revisi. Subjek dalam uji coba adalah guru Bimbingan dan Konseling serta siswa SMP. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media tergolong dalam kategori sangat sesuai dan menurut kriteria Arikunto tidak perlu adanya revisi. Dari hasil uji validasi oleh ahli dan calon pengguna,dapat disimpulkan bahwa pengembangan media layanan informasi untuk pencegahan dan pengurangan perilaku Bullying berbasis Buku Panduan pada peserta didik di SMP Negeri 36 Surabaya telah memenuhi kriteria Akseptabilitas,meliputi aspek kegunaan,kelayakan,ketepatan,dan kepatutan.
Dengan demikian, buku panduan konseling kedamaian ini layak digunakan sebagai alternatif media layanan konseling yang dapat membantu guru BK dalam menangani dan mencegah perilaku Bullying di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan literatur serta praktik bimbingan dan konseling di skeolah.
Kata kunci: Buku Panduan,konseling kedamaian,bullying,siswa SMP, pengembangan media BK
This study aims to develop a peace counseling guidebook as a medium for guidance and counseling services that can be used to reduce bullying behavior among junior high school (SMP) students. Bullying is one of the common problems that often occurs in the school environment and has negative impacts on students mental health as well as their social-emotional development. The peace counseling approach was chosen because it focuses on strengthening the values of empathy, tolerance, and peaceful conflict resolution.
The research method used is Research and Development (R&D), referring to the Borg & Gall development model, which was simplified by the Puslitjaknov team into several stages: preliminary study, planning, initial product development, preliminary testing, and product revision. Validation tests were carried out using quantitative and qualitative data from material experts, media experts, and potential users. The validators in this development study consisted of one material expert, one media expert, and two prospective users.
Based on the product validation results, the following scores were obtained: usefulness aspect reached 86.6 percent, categorized as very appropriate and requiring no revision; feasibility aspect reached 88 percent, also categorized as very appropriate and requiring no revision; accuracy aspect reached 82.percent, categorized as very appropriate and propriety aspect also reached 82.2 Percent, with the same category. The trial subjects were guidance and counseling teachers as well as junior high school students. Validation results by material and media experts fell into the very appropriate category, and based on Arikunto s (2013) criteria, no revisions were necessary.
In conclusion, the development of this peace counseling guidebook as a media for information services to prevent and reduce bullying behavior among students at SMP Negeri 36 Surabaya has met the acceptability criteria, including aspects of usefulness, feasibility, accuracy, and propriety. Therefore, this guidebook is deemed suitable for use as an alternative counseling service medium that can support school counselors in addressing and preventing bullying behavior. This research is expected to contribute to the development of literature and practices in school-based guidance and counseling.
Keywords: guidebook, peace counseling, bullying, junior high school students, counseling media development.