PROSES KREATIF RIZZA AHMAD DALAM TARI WAYANG DHARMA
PADA FESTIVAL KEBUDAYAAN YOGYAKARTA
Penelitian ini mendeskripsikan proses kreatif penciptaan Tari Wayang Dharma di Festival Budaya Yogyakarta (FKY) tahun 2020 oleh koreografer Rizza Ahmad Dwi Saputra. Karya ini menang dalam kompetisi ini dan menurut penulis, memiliki keunikan tersendiri karena karya tari ini disajikan menggunakan teknik sinematografi. sehingga karya tari yang dihasilkan melahirkan ciri khas penciptanya. Penelitian ini menggunakan teori yang ditulis oleh Alma Hawkins yang diterjemahkan oleh Sumandiyo Hadi dengan judul “Mencipta Melalui Tari”. Dalam buku ini tertulis bahwa proses kreatif dalam menciptakan sebuah karya tari terdiri dari empat tahapan yang akan dilakukan yaitu eksplorasi, improvisasi, evaluasi dan komposisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan objek materi tari Wayang Dharma diperkuat dengan sumber data antara lain koreografer, penari, dan pengamat seni yang lain. Teknik pengumpulan data adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam hal ini, teknik triangulasi digunakan peneliti untuk menganalisis data yang telah diperoleh sehingga keabsahan dan keabsahan data dapat dipertanggungjawabkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses kreatif yang dilakukan oleh Rizza Ahmad dalam menciptakan karya tari Wayang Dharma sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Alma Hawkins, yaitu berupa aspek koreografi meliputi : 1.) Eksplorasi yaitu ketika Rizza observasi dengan mendatangi beberapa dalang untuk dijadikan pijakan dalam mengeksplor gerak wayang, 2.) Improvisasi ketika Rizza mencoba mengembangkan gerak dengan menggunakan aspek ruang, waktu, dan tenaga, 3.) Komposisi dalam hal ini Rizza menyeleksi, merangkai dan membentuk semua aspek agar sesuai dengan apa yang diinginkannya.
Kata Kunci : Proses Kreatif, Tari Wayang Dharma, Rizza Ahmad.
ABSTRACT
This study describes a creative process of creating Wayang Dharma Dance at the Yogyakarta Cultural Festival (FKY) in 2020 by choreographer Rizza Ahmad Dwi Saputra. This work won in this competition and according to the author, has its own uniqueness because this dance work is presented using cinematographic techniques. so that the resulting dance work gives birth to the characteristics of its creator. This study uses the theory written by Alma Hawkins which was translated by Sumandiyo Hadi with the title "Creating Through Dance". In this book it is written that the creative process of creating a dance work consists of four stages which will be carried out including exploration, improvisation, evaluation and composition. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach, and the material object of the Wayang Dharma dance is strengthened by data sources including choreographers, dancers, and other art observers. Data collection techniques are: observation, interviews, and documentation. In this case, the triangulation technique is used by researchers to analyze the data that has been obtained so that the validity and validity of the data can be accounted for. The results of this study indicate that the creative process carried out by Rizza Ahmad in creating Wayang Dharma dance works is in line with the theory put forward by Alma Hawkins, namely in the form of choreographic aspects including: 1.) Exploration, namely when Rizza observes by visiting several puppeteers to be used as a foothold in exploring wayang motion, 2.) Improvisation when Rizza tries to develop motion by using aspects of space, time, and energy, 3.) Composition in this case Rizza selects, assembles and shapes all aspects to suit what he wants.
Keywords: Creative Process, Dharma Wayang Dance, Rizza Ahmad.