Studi Fenomenologi: Pengambilan Keputusan dalam Memilih Pasangan Hidup Pada Wanita Dewasa Awal
The Study of Phenomena: Decision-making in Selecting a Marriage Mate in Early Adult Women
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wanita dewasa awal mengalami proses pengambilan keputusan dalam memilih pasangan hidup di tengah ketidakpastian, keterikatan emosional, dan nilai-nilai pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah empat orang wanita dewasa awal yang berusia 20-30 tahun dan status belum menikah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan dipengaruhi oleh persepsi risiko, harapan terhadap alternatif, serta kecukupan waktu. Pertimbangan terhadap karakteristik pasangan seperti stabilitas emosional, komitmen, kepribadian, nilai, dan sumber daya juga menjadi aspek utama. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan pasangan hidup merupakan proses reflektif yang dipengaruhi oleh motivasi personal dan harapan sosial.
Kata kunci: pengambilan keputusan, pasangan hidup, dewasa awal.
The study aims to learn how early adult women went through the decision-making process of choosing their mates in the face of uncertainty, emotional attachment, and personal values. The study employed a qualitative approach with phenomenology, participants used in this study number four early adult women aged 20-30 years and the unmarried status chosen through temptive sampling. Studies indicate that the process of decision making is influenced by perceptions of risk, expectations of alternatives, and a lack of time. A consideration of a couple's characteristics such as emotional stability, commitment, personality, values, and resources is also a major aspect. The conclusion of the study suggests that selection of a mate is a reflective process influenced by personal motivation and social expectations.
Keywords: decision-making, early adult women, life partner.