ELEANOR YOUNG’S OPPRESSION AND RACHEL CHU’S RESISTANCE IN CRAZY RICH ASIANS (2018)
Disutradarai oleh Jon M. Chu, Crazy Rich Asians menyoroti gagasan tentang identitas sosial dan perbedaan kelas sosial, yang dapat menyebabkan penindasan dan perlawanan. Penindasan dan perlawanan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penindasan dan perlawanan dalam film Crazy Rich Asians (2018) dengan menggunakan teori penindasan oleh Iris Young dan teori perlawanan oleh Lilja. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga jenis penindasan yang muncul dalam film Crazy Rich Asians, yaitu: imperialisme budaya, ketidakberdayaan, dan marjinalisasi. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi dua bentuk perlawanan yang dilakukan Rachel Chu terhadap Eleanor Young, yaitu: menghancurkan dan membangun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penindasan dan perlawanan digambarkan dan diselaraskan dengan teori lima wajah penindasan oleh Iris Young dan bentuk-bentuk perlawanan oleh Lilja.
Directed by Jon M. Chu, Crazy Rich Asians highlights the idea of social identity and social class differences, which may cause oppression and resistance. Oppression and resistance are two things that can never be separated. This study aims to reveal oppression and resistance in Crazy Rich Asians (2018) using the theory of oppression by Iris Young and the theory of resistance by Lilja. The findings reveal that three types of oppression appear in Crazy Rich Asians named: cultural imperialism, powerlessness, and marginalization. Furthermore, this study also identified two forms of resistance Rachel Chu had against Eleanor Young: breaking and constructive. This study concluded that oppression and resistance are depicted and aligned with the theory of five faces of oppression by Iris Young and forms of resistance by Lilja.