Studi Kasus Perilaku Bullying Relasional di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik
Case Study of Relational Bullying Behavior in Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik
Penelitian ini ditujukan untuk mendalami perilaku bullying relasional yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik. Bullying relasional adalah tindakan pelemahan dengan bentuk memandang sinis, memandang penuh ancaman, mendiamkan, mengucilkan, memandang yang merendahkan, memelototi, dan mencibir. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan subjek siswa yang pernah menjadi pelaku bullying relasional, siswa yang menjadi korban bullying relasional dan guru BK. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data penelitian bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bentuk bullying relasional di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik meliputi memandang sinis, memandang penuh ancaman, mendiamkan, mengucilkan, memandang yang merendahkan, memelototi, dan mencibir. Perasaan pelaku setelah melakukan tindakan bullying relasional ada yang merasakan kesenangan dan ada juga yang merasakan biasa saja. Situasi terjadinya tindakan bulying relasional adalah pada saat jam kosong, jam istirahat dan tidak ada guru yang dilakukan di dalam kelas dan di luar kelas. Sedangkan situasi yang membuat pelaku tidak dapat melakukan bullying relasional adalah saat ada guru di dalam kelas atau di sekitar. Dampak psiokologis dari perbuatan bullying relasional seperti korban merasa stres, gangguan mental, minder, sakit hati, sedih, cemas, dan frustasi. Faktor penyebab tindakan bullying relasional adalah pergaulan teman sebaya, faktor internal/pribadi pelaku, pernah menjadi korban, dendam dengan korban, korbannya adalah anak yang pendiam, ingin mencari kesenangan, mencari perhatian dan mencari pengakuan di lingkungannya. Peran konselor dalam mengatasi perilaku bullying relasional dengan mencegah melalui bimbingan klasikal dan mengentaskan perilaku menyimpang siswa yang menjadi pelaku dan korban bullying relasional dan mengembalikan korban yang terkena dampak perilaku bullying relasional.
Kata Kunci: Bullying relasional, pelaku bullying, korban bullying
This study explores the relational bullying behavior at Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik. Relational bullying is weakening someone by giving a cynical look and full of threats, silencing, isolating, looking down, staring, and bad mouthing the victims. This study is a qualitative research. The subjects of this study are students who have been bully and bullied, also teachers. Researcher is doing observation, interview and documentation to collect the data. In this study, researcher uses descriptive text to explain the data. The results of this study shows the existence of relational bullying at. The bullying act includes giving a cynical look and full of threats, silencing, isolating, looking down, staring, and bad mouthing the victims . After committing bullying relational, usually some bullies feel pleased. The rest of them feel like nothing happen. The bullies uses to act when there is no class, or when break time, or even when there is no teacher in particular areas. Whereas, the bullies unable to commit bullying when there are teachers around. Relational bullying is affecting victims psychology. The victims feel stressed, sad, anxious, frustrated, and have mental disorders, inferiority, heartache. There are some factors that support the relational bullying. For instance, the society and the bullies' personal problem such as they have became a victim so it will consider as a revenge. Other factors are the victim is usually a reserved student. Sometime, bullies want to find pleasure, seek attention and seek recognition of others. The role of the counselor in overcoming relational bullying behavior is to prevent through classical guidance and ease the deviant behavior both the bullies and victims, also restore victims affected by relational bullying behavior.
Keyword: Relational bullying, bully, victims of bullying