TEKNIK JOURNALING UNTUK MENGURANGI KECEMASAN AKADEMIK PADA MURID SMP DENGAN HAMBATAN DISLEKSIA
JOURNALING TECHNIQUES TO REDUCE ACADEMIC ANXIETY IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS WITH DYSLEXIA
Murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan hambatan disleksia rentan mengalami kecemasan akademik akibat kesulitan membaca dan menulis yang berdampak pada tekanan emosional dan proses belajar. Salah satu layanan yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut adalah konseling individu dengan teknik journaling, yang memberi ruang bagi murid untuk mengekspresikan emosi dan merefleksikan pengalaman belajar secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan akademik murid sebelum dan sesudah diberikan konseling individu dengan teknik journaling. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas murid SMP dengan hambatan disleksia pada salah satu sekolah inklusi di Kabupaten Sidoarjo. Instrumen yang digunakan berupa angket kecemasan akademik, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan akademik murid secara signifikan setelah diberikan konseling individu dengan teknik journaling. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi uji paired sample t-test < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling individu dengan teknik journaling berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan akademik murid SMP dengan hambatan disleksia.
Kata Kunci: Kecemasan Akademik, Teknik Journaling, Konseling Individu, Disleksia.
Junior high school students with dyslexia are vulnerable to academic anxiety due to difficulties in reading and writing, which can negatively affect their emotional well-being and learning process. One form of support that can be provided to address this issue is individual counseling using journaling techniques, which allows students to express emotions and reflect on their learning experiences in a structured manner. This study aimed to examine differences in students’ levels of academic anxiety before and after the implementation of individual counseling with journaling techniques. The research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The participants consisted of junior high school students with dyslexia at an inclusive school in Sidoarjo Regency. Data were collected using an academic anxiety questionnaire, and the data were analyzed using a paired sample t-test. The results indicated a significant decrease in students’ academic anxiety levels after the intervention. This finding was supported by the significance value of the paired sample t-test, which was less than 0.05. Therefore, it can be concluded that individual counseling with journaling techniques has a significant effect on reducing academic anxiety among junior high school students with dyslexia.
Keywords: Academic Anxiety, Journaling Techniques, Individual Counseling, Dyslexia.