ABSTRAK
Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari
rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran
geografi, khususnya pada materi persebaran flora dan fauna
Indonesia. Siswa cenderung pasif, kurang terlibat dalam diskusi
kelas, dan mengalami kesulitan dalam memahami materi karena
metode pembelajaran yang digunakan masih bersifat
konvensional dan kurang interaktif. Berdasarkan hal tersebut,
penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi
model Team Games Tournament (TGT) melalui media Magic Card
Match dalam pembelajaran geografi kelas XI, (2) menganalisis
peningkatan keaktifan belajar siswa setelah implementasi model
tersebut, dan (3) menguji perbedaan hasil belajar antara kelas
eksperimen dan kelas kontrol.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental). Populasi
dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah
8 Gresik, dengan sampel yang terdiri dari kelas XI-4 sebagai kelas
eksperimen dan kelas XI-3 sebagai kelas kontrol. Teknik
pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes (pretest dan
posttest), serta dokumentasi. Instrumen penelitian mencakup
lembar observasi keaktifan siswa, soal pretest-posttest untuk mengukur hasil belajar, serta lembar validasi untuk menguji
kelayakan media dan instrumen. Teknik analisis data yang
digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, serta
perhitungan N-Gain Score untuk mengetahui efektivitas
pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi
model TGT melalui media Magic Card Match terlaksana dengan
baik dan berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang lebih
aktif dan menyenangkan. Keaktifan belajar siswa meningkat
secara signifikan, terlihat dari perubahan kategori partisipasi
siswa dari rendah menuju sedang dan tinggi. Peningkatan hasil
belajar siswa juga terbukti secara statistik melalui uji independent
sample t-test pada nilai posttest, di mana diperoleh nilai
signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya
perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen
(XI-4) dan kelas kontrol (XI-3). Selain itu, nilai rata-rata N-Gain
Score siswa kelas XI-4 mencapai 0,6486 atau 64,86%, yang berada
pada kategori sedang menuju tinggi. Temuan ini mengindikasikan
bahwa model TGT berbantuan media Magic Card Match efektif
dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa secara
signifikan pada mata pelajaran geografi.
Kata kunci : Team Games Tournament, Magic Card Match,
Keaktifan siswa, Hasil belajar, Geografi