Pengembangan Smart Training Kit Berbasis IoT untuk Pemantauan Kebugaran Atlet Futsal serta Analisis Efektivitas dan Persepsinya
AN IOT-BASED SMART TRAINING KIT FOR FUTSAL ATHLETE
FITNESS MONITORING: EFFECTIVENESS AND PERCEPTION
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan persepsi pengguna terhadap STARK (Smart Training Kit), yaitu perangkat berbasis Internet of Things (IoT) yang digunakan untuk memantau kebugaran fisik atlet futsal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Studi dilakukan di sebuah pusat pelatihan futsal di Indonesia, melibatkan sepuluh atlet berusia 17–25 tahun dan satu pelatih, yang dipilih secara purposive sampling (pemilihan secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu). Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur, serta data fisiologis yang dihasilkan oleh perangkat, seperti detak jantung dan perkiraan VO₂ Max. Seluruh instrumen divalidasi oleh para ahli dalam bidang ilmu keolahragaan. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif, meliputi reduksi data, pengkodean tema, dan triangulasi untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STARK mampu merekam data biometrik secara real-time, dengan rata-rata peningkatan detak jantung sebesar 86,42% setelah latihan, dan perkiraan VO₂ Max rata-rata sebesar 43,76 ml/kg/menit, yang mengindikasikan tingkat kebugaran aerobik yang baik. Para atlet dan pelatih melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kemudahan penggunaan, akurasi, dan relevansi perangkat terhadap kebutuhan latihan. STARK juga membantu dalam mengelola beban latihan secara optimal serta mencegah cedera. Meskipun terdapat keterbatasan seperti jumlah peserta yang sedikit dan parameter fisiologis yang terbatas, STARK menawarkan solusi yang menjanjikan, mudah digunakan, dan terjangkau untuk meningkatkan kualitas pelatihan futsal. Studi ini menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut mengenai penerapan teknologi IoT yang lebih luas dalam bidang ilmu dan praktik olahraga.
Keywords: Atlet Futsal, Internet Of Things, Pemantauan, Kebugaran Fisik, Perangkat Latihan Pintar
This study aimed to evaluate the effectiveness and users perceptions of STARK (Smart Training
Kit), an Internet of Things (IoT)-based device for monitoring the physical fitness of futsal athletes.
The research adopted a Qualitative research design with descriptive apporach. The study was
conducted at a futsal training center in Indonesia, involving ten athletes aged 17–25 years and one
coach, selected through purposive sampling. Data collection tools included structured observation
sheets, semi-structured interviews, and device-generated physiological data (heart rate and estimated
VO₂ Max). Instruments were validated by sport science experts. Data were analyzed through
descriptive qualitative techniques involving data reduction, thematic coding, and triangulation to
ensure trustworthiness. The findings demonstrated that STARK effectively recorded real-time
biometric data, showing an average heart rate increase of 86.42% post-training and an average
estimated VO₂ Max of 43.76 ml/kg/min, indicating good aerobic fitness. Athletes and coaches
reported high satisfaction with the device’s usability, accuracy, and training relevance. STARK also
contributed to optimizing training load management and injury prevention. Despite limitations such
as a small sample size and focus on limited physiological parameters, STARK offers a promising,
user-friendly, and affordable solution for enhancing training quality in futsal. This study provides a
foundation for future research on the broader application of IoT technology in sports science and
practice.
Keywords: futsal athletes, Internet of Things, monitoring, physical fitness, smart training kit