PENGEMBANGAN TARM SEBAGAI WEBSITE PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN FLIPPED-CLASSROOM LEARNING
DEVELOPMENT OF TARM AS A MATHEMATIC LEARNING WEBSITE USING FLIPPED-CLASSROOM LEARNING
Berdasarkan tujuan Bappenas untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia, guru diharapkan dapat melatih siswa dalam penguasaan teknologi, sikap dan etos kerja, serta inovasi dan kreativitas. Menghadapi tantangan ini, diperlukan teknologi yang mudah diakses oleh guru dan strategi baru yang memungkinkan mereka memiliki waktu lebih banyak untuk mengembangkan kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website TARM menggunakan konsep flipped-classroom learning dengan penilaian berdasarkan kriteria validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Proses pengembangan dilakukan melalui model ADDIE. Berdasarkan hasil analisis diketahui kurikulum yang dipakai ialah kurikulum merdeka dan siswa sulit fokus dengan metode ceramah, tetapi aktif pada tugas. Semua siswa memiliki gadget dan akses internet, sehingga kelas XI-2 cocok untuk uji coba website TARM sebagai solusi alternatif. Pada penelitian ini, website TARM diuji untuk mendukung pembelajaran Panjang Busur, Luas Juring, Tembereng, Sudut Pusat, dan Sudut Keliling. TARM dikembangkan dengan menggunakan framework laravel berdasarkan storyboard dan flowchart yang dibuat. Hasil validasi menunjukkan bahwa situs web ini dinilai sangat valid oleh ahli media dengan skor 3.27 dan valid oleh ahli materi dengan skor 2.89. Proses uji coba yang dilakukan pada 31 siswa kelas XI MAN 2 Lamongan meliputi pre-test, merangkum materi dari video pembelajaran yang dilakukan di luar kelas, tanya-jawab, kuis, latihan soal, dan diakhiri dengan post-test serta pengambilan angket respon siswa. Hasilnya menunjukkan website TARM dinilai praktis, dengan mendapatkan persentase modus “Ya” sebesar 100% pada seluruh indikator dan hasil rekapitulasi nilai angket peserta didik sebesar 87%. Website TARM dikatakan efektif dengan mendapatkan rata-rata nilai N-Gain sebesar 0.7 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian, website TARM dapat digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya pada siswa SMA.Kata Kunci : Pengembangan, Website, Flipped-Classroom Learning, ADDIE
Based on Bappenas's goal to enhance human resource competitiveness, teachers are expected to train students in technology mastery, work ethics, attitudes, innovation, and creativity. To address this challenge, accessible technology and new strategies are needed to allow teachers more time to develop students' competencies. This research aims to develop the TARM website using the flipped-classroom learning concept, evaluated based on validity, practicality, and effectiveness criteria. The development process follows the ADDIE model. Based on the analysis results, the curriculum used is the "Merdeka Curriculum", and students struggle to focus during lecture-based methods but are active during assignments.. All students have gadgets and internet access, making class XI-2 suitable for testing the TARM website as an alternative solution. On this research, the TARM website was tested to support learning materials on Arc Length, Sector Area, Segment Area, Central Angle, and Inscribed Angle. TARM is developed using the Laravel framework, based on the storyboard and flowchart created. Validation results showed the website was rated highly valid by media experts with a score of 3.27 and valid by subject matter experts with a score of 2.89. The trial process involved 31 students from class XI MAN 2 Lamongan, including pre-tests, summarizing learning materials from videos outside the classroom, Q&A sessions, quizzes, exercises, post-tests, and student response surveys. The results show that the TARM website is considered practical, with a mode percentage of "Yes" responses reaching 100% across all indicators and a student survey score of 87%. The website is deemed effective with an average N-Gain score of 0.7 in the medium category. Based on the research results, the TARM website can be used in mathematics learning espescially on highschool student.
Keywords: Development, Website, Flipped-Classroom Learning, ADDIE