ANALISIS TEKNIK PERMAINAN PIANO DAN INTERPRETASI WALTZ IN A MINOR KARYA FREDERIC CHOPIN
ANALYSIS OF PIANO PLAYING TECHNIQUE AND INTERPRETATION OF FREDERIC CHOPIN'S WALTZ IN A MINOR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik permainan dan interpretasi pada komposisi “Waltz In A Minor” karya Frederic Chopin. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah partitur “Waltz In A Minor” karya Chopin, teknik anaisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Teori yang digunakan untuk meneliti komposisi ini adalah teori milik Prier. Beliau mengemukakan bahwa interpretasi dalam musik ini berarti cara pengolahan dan pembawaan suatu karya musik yang telah ada baik secara tertulis maupun secara lisan. Hasil dan pembahsan penelitian ini adalah Waltz In A Minor merupakan sajian solo yang menggunakan teknik permainan seperti legato, morden, appoggiatura, trill, triplet-quintuplet menggunakan sukat ¾, tangga nada A minor, dinamika sehingga interpretasi yang dihasilkan pada bagian A1, ingin menggambarkan suasana yang sedih karena teknik legato yang membuat menjadi mendayu-dayu, kemudian bagian B, ingin menggambarkan suasana. yang ceria seakan-akan ada harapan, didukung dengan perubahan dinamika dari pianissimo ke forte, chord mayor diawal, variasi melodi, dan banyak ornament appoggiatura, triplet dan quintuplet sebagai pemanis. Selanjutnya bagian A’ kembali menggambarkan suasana sedih, namun modulasi ke A Mayor yang membuat harapan semakin terlihat. Sayangnya pada bagian A2, suasana tarian yang manis, harapan-harapan yang dibangun pada bagian B dan A’ pupus yang kemudian bagian Coda yang dimainkan dengan dinamika pianissisimo dan tempo yang melambat sehingga dapat menggambarkan keterpurukan.
This research aims to analyze the playing techniques and interpretation of the composition "Waltz In A Minor" by Frederic Chopin. Researchers used a qualitative descriptive method. The object of this research is Chopin's “Waltz In A Minor” score. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and data conclusion. The theory used to examine this composition is Prier's theory. He argued that interpretation in music means the way of processing and presenting a piece of music that already exists both in writing and orally. The results and discussion of this study are that Waltz In A Minor is a solo performance that uses playing techniques such as legato, morden, appoggiatura, trill, triplet-quintuplets using ¾ scale, A minor scale, dynamics so that the interpretation produced in part A1, wants to describe the atmosphere which is sad because the legato technique makes it lilt, then part B, wants to describe the atmosphere. cheerful as if there is hope, supported by changes in dynamics from pianissimo to forte, major chords at the beginning, melodic variations, and lots of appoggiatura ornaments, triplets and quintuplets as sweeteners. Furthermore, part A' again depicts a sad atmosphere, but modulation to A Major makes hope even more visible. Unfortunately in part A2, the atmosphere of the dance was sweet, the hopes that had been built on parts B and A' vanished. Then the Coda part was played with the dynamics of pianissisimo and the tempo slowed down so that it could describe a deception’s feeling.