Terjadinya kesenjangan antara kemampuan
peserta didik dalam menulis naskah dan memproduksi video pada mata kuliah
Pengembangan dan Media Video dan TV selama ini diakibatkan oleh kurang tepatnya
metode dan strategi pembelajaran yang digunakan oleh pendidik. Penelitian ini
bertujuan untuk menghasilkan model Collaborative based Blended Learning (CBBL)
yang layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif dan
memproduksi video pada mata kuliah Pengembangan Media video dan TV.
Penelitian ini
merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi langkah model pengembangan
Dick and Carey dengan melalui 10 tahapan. Subjek penelitian adalah mahasiswa pada Departemen Kurikulum
dan Teknologi Pendidikan semester 3 pada tahun ajaran 2023/2024. Instrumen
pengumpulan data meliputi : (1) lembar validasi guna memperoleh penilaian
terhadap kelayakan produk-produk yang dikembangkan pada penelitian ini, (2)
lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, (3) lembar obsevasi untuk menilai
aktivitas belajar kollaboratif mahasiswa untuk melihat keefektifan model CBBL
untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif mahasiswa, dan (4) lembar penilaian
produk video yang dihasilkan mahasiswa untuk melihat keefektifan model CBBL
meningkatkan kemampuan memproduksi video mahasiswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa :
(1) model CBBL sangat layak digunakan. Hal ini ditunjukkan dengan diperolehnya
penilaian kelayakan (a) buku model, memperoleh persentase penilaian sebesar
94,2% dari ahli desain pembelajaran, 86,6% dari ahli materi, dan 94,6% dari
ahli media. (b) RPS, memperoleh persentase penilaian sebesar 93,8% dari ahli
desain pembelajaran, 89% dari ahli materi, (c) Media Video Pembelajaran,
memperoleh persentase penilaian sebesar 97,3% dari ahli materi, 95,6% dari ahli
media, (d) lembar penilaian pembelajaran, memperoleh persentase penilaian
sebesar 39% dari ahli materi, dan 96% dari ahli evaluasi. (2) Model CBBL
efektif untuk meningkatkan keterampilan berkolaborasi mahasiswa, hal ini
ditunjukkan dengan perolehan persentase penilaian terhadap observasi aktivitas
mahasiswa selama pelakasanaan pembelajaran menggunakan model CBBL sebesar 97%
(sangat baik). (3) Model CBBL efektif untuk meningkatkan kemampuan memproduksi
video mahasiswa dengan hasil analisis statistic dengan uji Mann-Whitney
diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih < dari
nilai probabilitas 0,05 (signifikan)