Penerapan Integrated Node Capture Attitude Record (Incar) Dalam Membentuk Kesadaran Hukum Lalu Lintas Masyarakat Di Wilayah Polres Madiun
Implementation Of The Integrated Node Capture Attitude Record (Incar) In Forming Public Traffic Legal Awareness In The Madiun Polres Area
PENERAPAN INTEGRATED NODE CAPTURE ATTITUDE RECORD (INCAR) DALAM MEMBENTUK KESADARAN HUKUM LALU LINTAS MASYARAKAT DI WILAYAH POLRES MADIUN
Nama : Sukma Tri Widiastuti
NIM : 19040254072
Program Studi : S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Jurusan : PMP-KN
Fakultas : Ilmu Sosial dan Hukum
Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya
Pembimbing : Rahmanu Wijaya, S.H., M.H.
Kesadaran hukum merupakan kontruksi mendasar dalam menyelenggarakan peraturan lalu lintas. Banyaknya angka pelanggaran membuat pihak yang berwenang menginisiasi peraturan baru sebagai upaya pencegahan pelanggaran lalu lintas yang terus meningkat dan dapat diupayakan menjadi sarana untuk membentuk kesadaran hukum masyarakat dalam berlalu lintas yaitu, penerapan Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) yang dimulai pada bulan November 2021. Sesuai dengan Undang-undang No 22 Tahun 2009 LLAJ yang memiliki tujuan untuk mewujudkan etika berlalu lintas dan budaya bangsa dalam hal ini merujuk pada kesadaran hukum. INCAR merupakan peraturan lalu lintas yang penerapannya menggunakan system elektronik sehingga tidak memungkinkan adanya celah bagi masyarakat pelanggar lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesadaran hukum lalu lintas masyarakat di wilayah Polres Madiun dengan diterapkannya INCAR. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman. Kesadaran hukum masyarakat dilihat dengan mengacu pada teori H.C. Kelman tentang tiga jenis ketaatan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis ketaatan hukum setelah masyarakat mengalami penindakan tilang INCAR mulai menuju pada jenis kualitas ketaatan keseluruahan. Melalui penelitian ini belum dapat dikatakan adanya sepenuhnya keberhasilan pembentukan kesadaran hukum dalam penerapan INCAR untuk merujuk pada jenis kualitas ketaatan Internalization. Terlihat dari kebiasaan masyarakat yang masih merasa was-was ketika berkendara sehingga masyarakat memilih untuk memakai helm yang menandakan masih adanya jenis kualitas ketaatan Compliance yaitu taat atas dasar rasa takut terhadap sanksi. Namun penerapan INCAR memberikan hal baik bagi perubahan sikap positif masyarakat dalam membentuk kesadaran hukum yaitu mulai terbiasanya memakai helm saat berkendara. Peraturan ini masih tergolong baru, sehingga diperlukan untuk mengenalkan lebih mendalam terhadap masyarakat mengenai penerapan dan prosedur INCAR sehingga dapat memberikan pengaruh yang lebih luas lagi pada pembentukan kesadaran hukum lalu lintas masyarakat di wilayah Polres Madiun.
Kata Kunci : Kesadaran Hukum, Lalu Lintas, Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR).
ABSTRACT
IMPLEMENTATION OF THE INTEGRATED NODE CAPTURE ATTITUDE RECORD (INCAR) IN FORMING PUBLIC TRAFFIC LEGAL AWARENESS IN THE MADIUN POLRES AREA
Study Program : S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Major : PMP-KN
Faculty : Ilmu Sosial dan Hukum
Name of Institution : Universitas Negeri Surabaya
Supervisor : Rahmanu Wijaya, S.H., M.H.
Legal awareness is a fundamental construct in implementing traffic regulations. The large number of violations has prompted the authorities to initiate new regulations as an effort to prevent traffic violations which continue to increase and can be pursued as a means of forming public legal awareness in traffic, namely, the implementation of the Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) which will begin in November 2021. In accordance with Law No. 22 of 2009, LLAJ aims to realize traffic ethics and national culture, in this case referring to legal awareness. INCAR is a traffic regulation whose implementation uses an electronic system so that there are no loopholes for traffic violators. This research aims to determine the extent of community traffic law awareness in the Madiun Police area with the implementation of INCAR. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. Then the data analysis technique uses Miles and Huberman. Community legal awareness is seen by referring to the theory of H.C. Kelman about three types of legal obedience. The results of the research show that the type of legal compliance after the community experienced INCAR ticketing began to lead to the overall quality of compliance. Through this research, it cannot be said that there has been complete success in forming legal awareness in the application of INCAR to refer to the type of quality of Internalization compliance. It can be seen from the habits of people who still feel anxious when driving, so people choose to wear helmets, which indicates that there is still a type of compliance quality, namely obeying based on fear of sanctions. However, the implementation of INCAR provides positive changes in people's attitudes in forming legal awareness, namely starting to get used to wearing helmets when driving. This regulation is still relatively new, so it is necessary to introduce the public more deeply to the implementation and procedures of INCAR so that it can have a wider influence on the formation of public awareness of traffic law in the Madiun Police area.
Keywords : Legal Awareness, Traffic, Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR).