TOLERANSI UMAT ISLAM DAN HINDU
( STUDI KASUS DI DESA BALONGGARUT KECAMATAN KREMBUNG KABUPATEN SIDOARJO )
TOLERANCE OF ISLAM AND HINDU PEOPLE
(CASE STUDY IN BALONGGARUT VILLAGE, KREMBUNG DISTRICT, SIDOARJO DISTRICT)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang toleransi masyarakat Desa Balonggarut Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo serta dorongan dan harapan terhadap perbedaan agama. Sasaran dalam penelitian ini adalah masyarakat yang beragama Islam dan Hindu di Desa Balonggarut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Fenoenologi yang dikembangkan oleh Alfred Shut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan metode kualitatif. Penelitian ini mengambil infoman kepala Desa Balonggarut, pemangku agama Hindu, dan masyarakat yang beragama Islam sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi yang terjdi di Desa Balonggarut Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo dengan tingkat yang baik. Melalui benuk toleransi seperti saling menghormati, menghargai, dan menyayangi dalam suatu perbedaan dengan wujud gotong royong yang tercipta dalam ikut berpartisipasi dalam hari besar nyepi dan bakti sosial. Serta dorongan untuk bersikap toleran terhadap perbedaan agama dengan menghindari perselisihan dn harapan agar teriptanya perdamaian di Desa Balonggarut Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo.
Kata Kunci: Toleransi, Perbedaan agama
This research aims to describe the tolerance of the people of Balonggarut Village, Krembung District, Sidoarjo Regency as well as encouragement and hope for religious differences. The targets of this research were Muslim and Hindu communities in Balonggarut Village. The theory used in this research is the Phenoenological Theory developed by Alfred Shut. The approach used in this research is a case study with qualitative methods. This research took informants from the head of Balonggarut Village, Hindu religious leaders, and Muslim communities as research subjects. The data collection techniques used were observation, in-depth interviews and documentation. The results of the research show that tolerance in Balonggarut Village, Krembung District, Sidoarjo Regency is at a good level. Through forms of tolerance such as mutual respect, respect and affection for differences with the form of mutual cooperation that is created by participating in the Nyepi holiday and social service. As well as encouragement to be tolerant of religious differences by avoiding disputes and the hope of creating peace in Balonggarut Village, Krembung District, Sidoarjo Regency.
Keywords: Tolerance, religious differences