PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK
MODIFIKASI BAMBU TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK
KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN
THE EFFECT OF PLAYING WITH MODIFED BAMBOO STILTS
ON THE GROSS MOTOR SKILLS OF CHILDREN AGES 5-6
YEARS
Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mengetahui
pengaruh permainan tradisional egrang batok modifikasi bambu
terhadap kemampuan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun.
Metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif dengan
desain Pre Experimental Design dengan jenis One Group Pre-Test
Post-Test Data dikumpulkan dengan teknik observasi. Teknik
observasi digunakan dengan tujuan memperoleh data kuantitatif
mengenai aktivitas anak dalam kegiatan permainan egrang batok
modifikasi bambu untuk meningkatkan kemampuan motorik
kasar. Sampel yang digunakan adalah Kindergarten 3 Kaewbut
Kusakul School yang berjumlah 16 anak. Data yang telah
terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon
dibantu aplikasi SPSS versi 20. Pada kegiatan pre-test, nilai
minimum 6, nilai maksimal 8 dan nilai rata-rata 7,13, pada
kegiatan posttest, nilai minimal 10 dan nilai maksimal 12 dan nilai
rata-rata 11,31. Hal tersebut menunjukkan bahwasannya jumlah
nilai kegiatan pretest dan posttest mengalami peningkatan yang
signifikan. Hasil yang diperoleh yakni mendapatkan hasil nilai sig
2 tailed sebesar 0,00 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,0 5 atau
(0,00<0,05). Dapat ditarik kesimpulan bahwa, Ho ditolak dan Ha
diterima. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat
dinyatakan bahwa ada pengaruh permainan egrang batok Modifikasi Bambu Terhadap Kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun
The purpose of this study was to determine the effect of traditional
bamboo stilt game modification on gross motor skills in children aged 5-
6 years. The research method used was quantitative with Pre
Experimental Design with One Group Pre-Test Post-Test type. Data was
collected using observation techniques. Observation techniques were used
to obtain quantitative data on children's activities in bamboo stilt game
modification activities to improve gross motor skills. The sample used was
Kindergarten 3 Kaewbut Kusakul School, totaling 16 children. The data
that had been collected were then analyzed using the Wilcoxon Test
assisted by the SPSS version 20 application. In the pre-test activity, the
minimum score was 6, the maximum score was 8 and the average score
was 7.13, in the post-test activity, the minimum score was 10 and the
maximum score was 12 and the average score was 11.31. This shows that
the number of pre-test and post-test activity scores has increased
significantly. The results obtained are getting a sig 2 tailed value of 0.00
where the value is smaller than 0.0 5 or (0.00 <0.05). It can be concluded
that Ho is rejected and Ha is accepted. Based on the results of the data
analysis, it can be stated that there is an effect of playing modified bamboo
stilts on the gross motor skills of children aged 5-6 years