STELLA’S MOTHERHOOD IN THE FILM LET GO (2024)
Let Go (2024), sebuah film Swedia karya Josephine Bornebusch yang menggambarkan keibuan yang kompleks melalui karakter Stella, seorang ibu yang mengalami tantangan emosional di tengah keluarga yang hampir terpecah. Penelitian ini menganalisis bagaimana keibuan Stella direpresentasikan dan bagaimana peran keibuan memengaruhi hubungan keluarga secara keseluruhan. Dengan menggunakan pendekatan Matricentric Feminism dari Andrea O’Reilly, penelitian ini meneliti representasi keibuan Stella melalui analisis film dengan memanfaatkan dialog dan elemen visual untuk mengidentifikasi pengaruh keibuan Stella terhadap hubungan keluarga secara keseluruhan. Temuan menunjukkan bahwa peran keibuan Stella tidak hanya dijalankan secara tradisional, tetapi juga menjadi agen transformasi dalam menciptakan ruang rekonsiliasi antara suami dan anak-anaknya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran keibuan Stella dalam film Let Go (2024) berperan sebagai kekuatan utama dalam membentuk struktur dan ikatan keluarga.
Let Go (2024), a Swedish film by Josephine Bornebusch, depicts complex motherhood through the character of Stella, a mother who experiences emotional challenges in the midst of a family on the verge of breaking apart. This study analyzed how Stella's motherhood is represented and how her motherhood influences the family relationship as a whole. Using Andrea O'Reilly's Matricentric Feminism approach, this study examines Stella's motherhood representation through a film analysis approach, utilizing dialogue and visual elements to identify the influence of Stella's motherhood on the family relationship as a whole. The findings reveal that Stella’s motherhood role is not only performed traditionally but also serves as an agent of transformation in creating a space for reconciliation between her husband and children. This study concludes that Stella’s motherhood role in the film Let Go (2024) plays a central role in shaping the structure and bonds of the family