PENGENDALIAN PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS PEMBANGUNAN GEDUNG (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik Tahap I)
PROJECT CONTROL USING THE EARNED VALUE ANALYSIS METHOD OF BUILDING CONSTRUCTION (Case Study: Construction of the Muhammadiyah Gresik Hospital Building Phase I)
Pengendalian biaya dan waktu adalah hal terpenting dalam proses pelaksanaan konstruksi agar proyek dapat terlaksana sesuai dengan rencana awal. Metode Earned Value Analysis merupakan salah satu metode pengendalian proyek yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui kinerja biaya & waktu proyek serta mengetahui perkiraan biaya & waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proyek. Adapun data yang digunakan dalam penelitian yaitu Kurva-S, RAB, laporan progres, dan rekapitulasi biaya aktual proyek. Dari data tersebut diperoleh nilai indikator-indikator yang digunakan dalam Earned Value Analysis yaitu nilai BCWS, BCWP, ACWP, CV, SV, CPI, SPI, ETC, EAC, ETS, dan EAS. Sesuai dengan analisis yang telah dilakukan, hasil kinerja waktu proyek tidak mengalami penyimpangan biaya dan indeks prestasi cukup baik, diketahui dari semua hasil nilai CV bernilai positif (+) dan nilai CPI di atas angka 1 (>1). Kinerja waktu proyek diperoleh nilai akhir SV sebesar -1.396.389.988 (-) dan nilai SPI sebesar 0,658 (<1), hal tersebut menunjukkan terjadinya penyimpangan waktu dan indeks prestasi kinerja menurun. Prakiraan biaya penyelesaian proyek (EAC) diperoleh nilai sebesar Rp 30.946.113.578, maka terjadi penghematan dari biaya rencana proyek sebesar Rp 15.970.422. Kemudian prakiraan waktu penyelesaian proyek (EAS) yaitu 58,565 minggu, hal ini menunjukkan bahwa proyek lebih lambat 14,565 minggu dari waktu rencana proyek.
Controlling costs and time is the most important thing in the construction implementation process so that the project can be carried out according to the initial plan. The Earned Value Analysis method is one of the project control methods used in this research to determine the cost & time performance of the project and to determine the estimated cost & time required to complete the project. The data used in the research are S-Curve, RAB, progress reports, and actual project cost recapitulation. From this data, the values of the indicators used in Earned Value Analysis are obtained, the BCWS, BCWP, ACWP, CV, SV, CPI, SPI, ETC, EAC, ETS and EAS values. In accordance with the analysis that has been carried out, the project time performance results do not experience cost deviations and the achievement index is quite good, it is known from all results that the CV value is positive (+) and the CPI value is above 1 (>1). The project time performance obtained a final SV value of -1,396,389,988 (-) and an SPI value of 0.658 (<1), this indicates that time deviations occurred and the performance achievement index decreased. The estimated project completion cost (EAC) was obtained at a value of Rp 30,946,113,578, so there was a savings from the project plan cost of Rp 15,970,422. Then the estimated project completion time (EAS) is 58,565 weeks, so that the project is 14,565 weeks slower than the project plan time.