Tujuan penelitihan ini adalah mendeskripsikan peran dari FKUB dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sidoarjo. Rumusan masalah dari penelitian ini ialah bagaimana peran FKUB dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan teori peran (role theory) dari Bruce J. Biddle dan Edwin J. Thomas sebagai landasan teori. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik obserasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa peran yang dilakukan FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sidoarjo dengan cara (1) memelihara agama sebagai modal sosial dengan cara membangun harmoni di masyarakat yang toleran, terbuka, serta berfikiran maju, (2) mempraktekkan kerukunan melalui kegiatan sosial diantaranya: pemberian santunan, bhakti sosial, jalan sehat yang dihadiri sebanyak 1000 (seribu) orang dari seluru agama di Kabupaten Sidoarjo, (3) pemberian rekomendasi tertulis perihal pendirian rumah ibadah, (4) penyebaran paham toleransi, (5) pengantisipasian konflik antar agama, (6) kampanye kerukunan dalam tahun politik. Dalam menjalankan tugas untuk menjaga kerukunan umat beragama FKUB memiliki beberapa kendala diantaranya kurangnya monitoring FKUB kepada masyarakat Sidoarjo yang berada di bagian Sidoarjo pojok Selatan, Utara, Barat, dan Timur. Namun mengenail kendala yang dihadapi, FKUB akan selalu berusaha menjangkau daerah tersebut.
Kata kunci: FKUB, Kerukunan Umat Beragama
The purpose of this research is to describe the role of FKUB in the role of inter-religious harmony in Sidoaro. Regency The problem formulation of this research is how the role of FKUB in the work of inter-religious harmony in Sidoarjo regency. This study uses role theory (role theory) from Bruce J. Biddle and Edwin J. Thomas as the theoretical basis. This study uses qualitative methods with descriptive research types. In this study using observation, interview, and documentation techniques as data collection techniques. The results of this study found that there was a role carried out by FKUB in asking for religious harmony in Sidoarjo district by (1) protecting religion as social capital to build harmony in a tolerant, open, forward thinking community (2) practicing harmony through social activities Distributed: compensation, social service, healthy walk which was attended by 1000 (one thousand) people from all religions in Sidoarjo regency, (3) written permission to establish places of worship, (4) understanding transfer, (5) anticipating interreligious relations, (6) campaigning for harmony in the political year. FKUB has permission to monitor FKUB for the people of Sidoarjo in the southern, northern, western and eastern parts of Sidoarjo. But the matter that supports the FKUB, FKUB will always try to support the area.Keywords: FKUB, Religious Harmony