NILAI RELIGIUSITAS DALAM SERAT JAKA NASTAPA: KAJIAN FILOLOGI
RELIGIOUS VALUES IN SERAT JAKA NASTAPA: A PHILOLOGICAL STUDY
Nilai religiusitas dalam kebudayaan Jawa dimaknai sebagai sistem kepercayaan dan sebagai sistem budaya yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan (1) deskripsi naskah; (2) transliterasi; (3) suntingan dan kritik teks; (4) terjemahan; dan (5) memaparkan wujud nilai religiusitas dalam Serat Jaka Nastapa BR 405. Konsep yang menjadi pendukung untuk menguraikan bab nilai religiusitas yaitu konsep nilai religiusitas Clifford Geertz. Penelitian ini menggunakan teori filologi. Metodhe yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Analis dalam penelitian ini difokuskan pada sumber data primer berupa Serat Jaka Nastapa BR 405 dan sumber data sekunder berupa artikel, jurnal, dan buku sebagai pendukung. Hasil dari penelitian ini menguraikan alur penelitian filologi serta memaparkan gambaran mengenai nilai religiusitas dengan lengkap dalam Serat Jaka Nastapa BR 405. Alur penelitian filologi dijelaskan secara runtut dimulai dari deskripsi Serat Jaka Nastapa BR 405, transliterasi teks, suntingan dan kritik teks dengan menggunakan metode edisi kritis, terjemahan dan nilai religiusitas yang dimuat dalam teks. Pembahasan utama mengenai nilai religiusitas yaitu agama sebagai sistem simbolik, situasi batin dan motivasi, konsep mengenai tatanan umum dunia, dan keyakinan sebagai realitas. Religiusitas menurut sudut pandang Clifford Geertz tidak hanya persoalan ibadah formal, tetapi juga bersifat sinkretis dan menjadi cara masyarakat memberikan makna kehidupan. Bab ini menunjukkan penelitian ini bisa memberikan pengetahuan mengenai konsep nilai religiusitas sebagai sarana masyarakat untuk menguatkan iman kepada Tuhan dan melakukan perbuatan dalam kehidupan.
Religious values in Javanese culture are interpreted as a belief system and a complex cultural system. This study aims to describe (1) the manuscript; (2) transliteration; (3) editing and text criticism; (4) translation; and (5) the manifestation of religious values in Serat Jaka Nastapa BR 405. The concept used to describe the chapter on religious values is Clifford Geertz's concept of religious values. This study uses philological theory. The method used in this study is qualitative with a descriptive analytical research design. The analysis in this study focuses on primary data sources in the form of Serat Jaka Nastapa BR 405 and secondary data sources in the form of articles, journals, and books as supporting materials. The results of this study describe the philological research process and present a complete picture of the religious values contained in Serat Jaka Nastapa BR 405. The philological research process is explained in sequence, beginning with a description of Serat Jaka Nastapa BR 405, transliteration of the text, editing and criticism of the text using critical edition methods, translation, and the religious values contained in the text. The main discussion of religious values is religion as a symbolic system, inner situations and motivations, concepts of the general order of the world, and beliefs as reality. According to Clifford Geertz's perspective, religiosity is not only a matter of formal worship, but also syncretic in nature and a way for society to give meaning to life. This chapter shows that this research can provide knowledge about the concept of religious values as a means for society to strengthen their faith in God and carry out deeds in life.