Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Apa saja faktor-faktor
yang menyebabkan cedera pada atlet Rugby, Apa saja jenis-jenis cedera olahraga
Rugby, Mengetahui Kategorisasi tingkat cedera yang terjadi pada olahraga Rugby,
Untuk mengetahui tingkatan cedera atlet selama bertanding dan latihan. Metode
penelitian kuantiatif dengan menggunakan data Probability Sampling. Subjek penelitian terdiri dari 31 atlet
yang mengalami cedera selama bertanding dan latihan. Hasil penelitian data
responden menjukan bahwa prevalensi tingkat cedera khusunya rugby di jawa timur
masih tergolong cukup tinggi, yang dimana data responden menunjukan bahwa
tingkat cedera yang di alami khususnya di atlet jawa timur (1) faktor yang
menyebabkan cedera pada atlet Rugby menunjukan bahwa gerakan Tackle menjadi faktor penyebab cedera yang paling
dominan dan ekstrem, dialami oleh 87,1% , Gerakan (Maul dan Ruck) yang masing-masing
menyumbang 51,6%, serta gerakan
individu Step sebesar 48,4%, (2) cedera yang di alami atlet rugby jawa timur menunjukan total tingkatan cedera khususnya di bagian
Strain 54,8%,Sprain 51,6%,faktur 9,7%,dislokasi 16,1% ,memar 32,3%,luka robek
45,2%, (3) tingkat cedera yang terjadi pada atlet Rugby Jawa Timur yang mengalami cedera pada kategori
Sedang sebesar 54,8%, diikuti oleh cedera Ringan sebesar 29% , dan cedera Berat sebesar 16,1% , pada saat (4) bertanding mencapai 51,6%, pada saat
berlatih 45,2%, dan 3.2% mengalami cedera lainnya.