Peran Pekerja Sosial Dinas Sosial Kabupaten Jombang Dalam Mengedukasi Kesehatan Mental Anak Yang Terlantar
The Role of Social Workers of Jombang Regency Social Service in Educating Abandoned Mental Health of Children
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk peran pekerja sosial Dinas Sosial Kabupaten Jombang dalam mengedukasi kesehatan mental anak-anak terlantar serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Pekerja Sosial Dinas Sosial Kabupaten Jombang, dan anak-anak terlantar binaan Dinas Sosial Kabupaten Jombang. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan teori miles and huberman yakni kondensasi data, display data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas dan transferbilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Jombang menjalankan peran sebagai edukator, fasilitator, dan pembimbing emosional. Terdapat tiga hambatan dalam pelaksanaannya, yaitu keterbatasan sumber daya manusia dalam melaksanakan program-program edukasi kesehatan mental, keterbatasan jadwal pekerja sosial untuk menjalankan program edukasi kesehatan mental, serta sikap anak-anak yang sulit didekati dan kurang kooperatif.
Kata Kunci: Peran, Pekerja Sosial, Kesehatan Mental, Anak Terlantar
This research aims to describe the role of the Social Service Office of Jombang Regency in educating the mental health of abandoned children, as well as the obstacles encountered in its implementation. This type of research is descriptive in nature, using a qualitative approach. The subjects of this research are the Head of the Social Rehabilitation Division of the Social Service Office of Jombang Regency, social workers from the same office, and abandoned children under their care. Data collection techniques used include in-depth interviews, observation, and document study. The data analysis is based on the Miles and Huberman model, which includes data condensation, data display, and drawing conclusions. The validity of the data was ensured through credibility, dependability, confirmability, and transferability tests. The results of the research show that the Social Service Office of Jombang Regency plays a role as an educator, facilitator, and emotional mentor. There are three main obstacles in its implementation: a lack of professional human resources, limited schedules for social workers to carry out mental health education programs, and the uncooperative and difficult-to-approach attitudes of the children.
Keywords: Role, Social Service Office, Mental Health, Abonded Children