UPAYA PENINGKATAN KUALITAS FISIK PEMAIN SEPAK BOLA DI SSB NDPS LAMONGAN MENGGUNAKAN METODE CIRCUIT TRAINING
EFFORT TO IMPROVE THE PHYSICAL QUALITY OF FOOTBALL PLAYERS AT SSB NDPS LAMONGAN USING THE
CIRCUIT TRAINING METHOD
Kondisi fisik adalah salah satu faktor penting yang harus dimiliki pada setiap pemain sepakbola, kualitas kondisi fisik pemain menjadi hal penting yang menentukan performa permainan. Berdasarkan hasil observasi dilakukan di SSB NDPS Lamongan, ditemukan bahwa sebagian pemain masih memiliki kemampuan fisik di bawah standar, khususnya pada endurance, agility dan speed. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fisik pemain di SSB Ndps Lamongan menggunakan metode circuit training. Penelitian ini melibatkan 25 pemain sebagai subjek dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain action research. Instrumen yang digunakan meliputi Yo-Yo Intermittent Recovery Test untuk endurance, Illinois Agility Run Test bagi kelincahan, dan running 20 meter sebagai pengukur kecepatan. Perlakuan berupa program circuit training diberikan selama 3 kali seminggu dalam 1 bulan. Analisis data yang dipakai yaitu menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai daya tahan aerobik meningkat dari 41,35 menjadi 42,75, kelincahan mengalami penurunan waktu tempuh dari rata-rata 17,06 detik menjadi 16,35 detik yang berarti terjadi peningkatan , serta kecepatan lari 20 sprint meter juga menunjukkan peningkatan. Berdasarkan temuan tersebut, bisa disimpulkan bahwa metode circuit training efektif dimanfaatkan untuk program latihan untuk menambah kualitas fisik pemain sepakbola di SSB NDPS Lamongan.
Kata Kunci: circuit training, kondisi fisik, sepak bola, daya tahan, kelincahan, kecepatan
Physical condition is one of the important factors that every football player must possess. The quality of a player's physical condition is a crucial factor that determines game performance. Based on observations conducted at SSB NDPS Lamongan, it was found that some players still have below-standard physical abilities, particularly in endurance, agility, and speed. This study aims to improve the physical condition of players at SSB NDPS Lamongan using the Circuit Training method. This study involved 25 players as subjects using a quantitative approach with an action research design. The instruments used included the Yo-Yo Intermittent Recovery Test for endurance, the Illinois Agility Run Test for agility, and the 20-meter sprint for speed. The treatment consisted of a circuit training program administered three times a week for one month. Data analysis used descriptive analysis. The results showed an average increase in aerobic endurance from 41.35 to 42.75, a decrease in agility time from an average of 17.06 seconds to 16.35 seconds, indicating an increase. Furthermore, 20-meter sprint speed also showed an increase. Based on these findings, it can be concluded that the circuit training method is effective as a training program to improve the physical quality of soccer players at SSB NDPS Lamongan.
Keywords: circuit training, physical condition, soccer, endurance, agility, speed