Rancang Bangun Sistem Detectoring dan Monitoring Push-Up berbasis Internet Of Things
Design of Detectoring and Monitoring Push-Up System Based on Internet Of Things
Push Up merupakan aktifitas fisik yang dilakukan oleh individu yang bertujuan untuk menguatkan otot-otot tubuh yakni otot lengan, bahu, dan dada. Pembuatan rancang bangun sistem detectoring dan monitoring berbasis IOT dengan tujuan memudahkan pengguna alat untuk mengetahui jumlah repetisi dan jumlah kalori yang digunakan secara otomatis. Detectoring dengan bantuan sensor proximity sebanyak empat buah untuk mendeteksi gerak saat melakukan push-up dan monitoring menggunakan aplikasi android yang dibuat khusus untuk alat. Komponen yang digunakan ialah NodeMCU ESP8266 sebagai microcontroller, Parameter yang ditampilkan pada aplikasi berisi kolom repetisi push-up, kolom jumlah kalori yang digunakan, dan grafik peningkatan repetisi push-up. Metode pengujian alat dilakukan sebanyak 15 kali pengambilan data dengan 20 repetisipush-up di setiap satu kali pengambilan data. Hasil dari pengujian, didapatkan error percentage sebesar 1,33%. Sehingga dengan alat ini dapat membatu pengguna untuk monitoring repetisi yang telah dilakukan dan mengetahui besar jumlah kalori yang digunakan.
Push Up is a physical activity carried out by individuals that aims to strengthen the muscles of the body, namely the muscles of the arms, shoulders and chest. Designing an IOT-based detection and monitoring system with the aim of making it easier for tool users to know the number of repetitions and the number of calories used automatically. Detectoring with the help of four proximity sensors to detect motion when doing push-ups and monitoring using an android application made specifically for the device. The component used is NodeMCU ESP8266 as a microcontroller. The parameters displayed in the application include a column of push-up repetitions, a column for the number of calories used, and a graph of increasing push-up repetitions. The tool testing method was carried out 15 times for data collection with 20 push-up repetitions for each data collection. The results of the test, obtained an error percentage of 1.33%. So that this tool can help users to monitor the repetitions that have been done and find out the amount of calories used.