UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK KASAR BERJALAN JINJIT ANAK USIA 3-4 TAHUN MELALUI PAPAN TITIAN MODIFIKASI
EFFORTS TO IMPROVE GROSS MOTOR SKILLS IN TIPTOP WALKING IN CHILDREN AGED 3-4 YEARS THROUGH MODIFIED DROPBOARDS
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar, khususnya keterampilan berjalan jinjit, pada anak usia 3–4 tahun melalui penggunaan media papan titian modifikasi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan keseimbangan dan koordinasi motorik anak dalam melakukan gerakan berjalan jinjit, yang diamati pada sebagian besar anak di PPT Kemuning Indah Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 anak usia 3–4 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan keterampilan motorik anak dengan menggunakan lembar penilaian yang telah divalidasi. Indikator keberhasilan ditetapkan sebesar ≥75% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) atau lebih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra-siklus, hanya 25% anak mencapai kategori BSH. Setelah penerapan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan keterampilan motorik kasar sebesar 63,75% dengan ketuntasan klasikal 38%. Pada siklus II, setelah dilakukan modifikasi terhadap media papan titian dan strategi pembelajaran, rata-rata keterampilan motorik kasar meningkat menjadi 81,25% dengan ketuntasan klasikal sebesar 75%. Aktivitas guru dalam pembelajaran pun mengalami peningkatan signifikan dari 70% pada awal menjadi 90% pada akhir siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa media papan titian modifikasi efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar berjalan jinjit anak usia dini. Media ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan menstimulasi perkembangan motorik kasar anak secara optimal.
Kata kunci: motorik kasar, berjalan jinjit, papan titian, modifikasi
This study aims to improve gross motor skills, specifically tiptoe walking, in children aged 3–4 years through the use of modified footbridge media. The background of this research lies in the low ability of children to maintain balance and coordinate their motor movements when performing tiptoe walking activities, as observed in most children at PPT Kemuning Indah Surabaya. The research method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, which consists of two cycles—each including planning, action, observation, and reflection. The subjects of this study were 8 children aged 3–4 years. Data collection techniques involved observing teacher activities and children's motor skills using validated observation sheets. The success indicator was set at a minimum of 75% of children reaching the "Developing As Expected" (DAE) category or higher.
The results showed that in the pre-cycle phase, only 25% of children achieved the DAE category. After the implementation of the first cycle, gross motor skills increased to 63.75% with a classical completeness of 38%. In the second cycle, after modifying the footbridge media and teaching strategies, the average gross motor skills rose to 81.25%, with classical completeness reaching 75%. Teacher activity in implementing the learning process also increased significantly, from 70% in the first session to 90% by the end of the second cycle. These findings demonstrate that the modified footbridge media is effective in enhancing the gross motor skills of tiptoe walking in early childhood. This media can serve as an enjoyable and stimulating alternative strategy to optimize children's gross motor development.
Keywords: gross motor skills, tiptoe walking, modified footbridge