PENGEMBANGAN MOTIF BATIK TUBAN DENGAN INSPIRASI TUMBUHAN SIWALAN OLEH SISWA KELAS X-RPL SMKN TAMBAKBOYO
DEVELOPMENT OF TUBAN BATIK MOTIFS SIWALAN PLANT INSPIRATION BY STUDENTS OF CLASS X-RPL SMKN TAMBAKBOYO
Batik Tuban memiliki motif khas seperti motif kembang waluh, manuk jemprak dan lung-lungan. Untuk memperkaya motif tersebut perlu adanya pengembangan motif yang diambil dari tanaman yang banyak ditemui di kabupaten Tuban yaitu buah siwalan. Subjek penelitian ini yakni siswa kelas X-RPL SMKN Tambakboyo. Tujuan penelitian ini meliputi deskripsi proses pengembangan desain, hasil desain, serta penerapannya pada kain batik. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan selama enam pertemuan pembelajaran meliputi pemaparan materi, pencarian ide, pengembangan desain, pemindahan ke kain, mencanting, pewarnaan, fiksasi, nglorod, dan evaluasi. Hasil penelitian ini berupa 15 desain motif berkategori sangat baik dengan rentang nilai (86–100), 2 desain berkategori baik dengan rentang nilai (78–85), 1 desain berkategori cukup baik dengan rentang nilai (70-77) Dan 12 karya batik berkategori sangat baik dengan rentang nilai (86–100), 3 karya batik berkategori baik dengan rentang nilai (78–85), 3 karya batik berkategori cukup baik dengan rentang nilai (70–77). Penelitian ini berhasil menghasilkan batik motif tumbuhan siwalan yang diterapkan untuk taplak meja.
Kata kunci: batik, tuban, pengembangan motif, siwalan
Tuban batik has distinctive motifs such as kembang waluh, manuk jemprak, and lung-lungan. To enrich these motifs, it is necessary to develop motifs taken from plants commonly found in Tuban Regency, namely siwalan fruit. This research was conducted with students in class X-RPL at SMKN Tambakboyo as the subjects. The objectives this research include describing the design development process, design results, and their application to batik cloth. This research used a descriptive descriptive qualitative method. This research was conducted over six learning sessions, including material presentation, idea generation, design development, transfer to fabric, canting, dyeing, fixation, nglorod, and evaluation. The results of this study consist of 15 designs categorized as excellent with a score range of (86–100), 2 designs categorized as good with a score range of (78–85), 1 design categorized as fairly good with a score range of (70–77) And 12 batik works categorized as excellent with a score range of (86–100), 3 batik works categorized as good with a score range of (78–85), and 3 batik works categorized as fairly good with a score range of (70–77). This research succeeded in producing batik with a palm plant motif which was applied to tablecloths.