PENGARUH PROPORSI SERBUK JAHE DAN KOLAGEN TERHADAP SIFAT FISIK DAN DAYA TERIMA MINUMAN HERBAL UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN KULIT
THE EFFECT OF GINGER POWDER AND COLLAGEN PROPORTION ON THE PHYSICAL PROPERTIES AND ACCEPTABILITY OF HERBAL BEVERAGES FOR SKIN HEALTH AND BEAUTY
Kesehatan dan kecantikan kulit menjadi salah satu aspek yang banyak diperhatikan karena berkaitan dengan penampilan dan kepercayaan diri. Penurunan kualitas kulit dapat terjadi seiring bertambahnya usia akibat berkurangnya produksi kolagen dalam jaringan kulit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit adalah melalui pendekatan nutricosmetic, yaitu perawatan dari dalam tubuh dengan mengonsumsi bahan fungsional yang mengandung senyawa bioaktif. Jahe dan kolagen merupakan bahan yang berpotensi dikembangkan sebagai minuman herbal fungsional untuk mendukung kesehatan dan kecantikan kulit.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Produk minuman herbal serbuk dibuat dalam tiga formulasi, yaitu X1 (60:40), X2 (70:30), dan X3 (80:20) antara serbuk jahe dan kolagen. Uji organoleptik dilakukan oleh 30 panelis menggunakan lembar penilaian berskala Likert dengan parameter aroma, rasa, warna, dan tingkat kesukaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji One Way ANOVA, serta uji lanjut Duncan dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik terdapat pada perbandingan jahe dan kolagen 80:20 dengan nilai rata-rata tertinggi pada parameter aroma (4,47), rasa (3,50), warna (3,27), dan tingkat kesukaan (3,33). Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar formulasi (Sig. < 0,05), sedangkan uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa formulasi tersebut merupakan perlakuan terbaik dibandingkan formulasi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proporsi serbuk jahe dan kolagen berpengaruh nyata terhadap sifat fisik organoleptik dan tingkat penerimaan panelis terhadap minuman herbal serbuk. Formulasi dengan perbandingan jahe dan kolagen 80:20 merupakan formulasi yang paling optimal dan paling diterima oleh panelis sehingga berpotensi dikembangkan sebagai minuman herbal fungsional yang mendukung kesehatan dan kecantikan kulit.
Kata Kunci : Minuman herbal, jahe, kolagen
Skin health and beauty have become important aspects that receive considerable attention because they are closely related to appearance and self-confidence. A decline in skin quality can occur with increasing age due to reduced collagen production in skin tissues. One effort that can be undertaken to maintain skin health is through a nutricosmetic approach, which refers to internal treatment by consuming functional ingredients containing bioactive compounds. Ginger and collagen are potential ingredients that can be developed into functional herbal beverages to support skin health and beauty.
This study employed a quantitative approach using an experimental method. The powdered herbal beverage product was prepared in three formulations, namely X1 (60:40), X2 (70:30), and X3 (80:20) ratios of ginger powder to collagen. Organoleptic testing was conducted by 30 panelists using a Likert-scale evaluation sheet with parameters including aroma, taste, color, and overall preference. The data obtained were analyzed using descriptive analysis, One-Way ANOVA, and Duncan’s Multiple Range Test with the assistance of the SPSS program.
The results showed that the best formulation was found at the ginger-to-collagen ratio of 80:20, with the highest average scores for aroma (4.47), taste (3.50), color (3.27), and overall preference (3.33). The results of the One-Way ANOVA test indicated significant differences among the formulations (Sig. < 0.05), while Duncan’s post hoc test showed that this formulation was the best treatment compared to the other formulations. Based on the results of this study, it can be concluded that the proportion of ginger powder and collagen significantly affects the organoleptic physical properties and the level of panelist acceptance of the powdered herbal beverage. The formulation with a ginger-to-collagen ratio of 80:20 was the most optimal and most accepted by the panelists, indicating its potential to be developed as a functional herbal beverage that supports skin health and beauty
Keywords: herbal drink, ginger, collagen