ANALISIS VISUAL VIDEO ANIMASI PROMOSI ES KRIM WALLS FEAST POP BERJUDUL PETUALANGAN AJAIB
VISUAL ANALYSIS OF WALLS FEAST POP ICE CREAM PROMOTIONAL ANIMATION VIDEO TITLED "PETUALANGAN AJAIB"
Animasi sebagai media audio-visual memiliki daya tarik unik melalui desain visual yang menarik dan pesan implisit yang dapat memikat audiens. Salah satu merek es krim yang menggunakan animasi sebagai iklan adalah Walls Feast Pop, dengan judul “Petualangan Ajaib”. Penelitian ini menganalisis makna tanda dan mengetahui relasi antar tanda yang terkandung dalam elemen-elemen visual video animasi guna mencari representasi citra dari perusahaan es krim Walls. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menerapkan metode analisis data empat tahapan tinjauan desain (deskriptif, analisis formal, interpretasi, evaluasi), pada tahapan interpretasi menggunakan teori semiotika Charles Sander Peirce. Melalui penelitian ini ditemukan bahwa elemen visual seperti warna, bidang, garis, ruang, tipografi, dan gerakan memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan cerita. Iklan ini digunakan Walls untuk merepresentasikan citra perusahaan yang peduli terhadap nilai kebahagiaan dan kebersamaan. Walls memposisikan dirinya sebagai merek yang menghubungkan kebahagiaan dengan momen berbagi. Pendekatan visual dalam iklan ini membangun ikatan mendalam dengan audiens, menjadikan es krim bukan sekadar produk, tetapi simbol kebahagiaan dan kebersamaan.
Animation, as an audio-visual medium, possesses a unique allure through its captivating visual design and implicit messages that can engage audiences. One ice cream brand that utilizes animation in its advertisements is Walls Feast Pop, with the title “Petualangan Ajaib”. This research analyzes the meaning of signs and the relationships between signs contained within the visual elements of the animated video to uncover the representational image of the Walls ice cream company. This study employs a qualitative descriptive method, applying a four-stage design review data analysis method (descriptive, formal analysis, interpretation, evaluation). At the interpretation stage, Charles Sander Peirce's semiotic theory is utilized. Through this research, it is found that visual elements such as color, shape, line, space, typography, and movement play a significant role in conveying the narrative message. This advertisement is used by Walls to represent the company's image as one that cares about the values of happiness and togetherness. Walls positions itself as a brand that connects happiness with moments of sharing. The visual approach in this advertisement builds a deep connection with the audience, transforming ice cream from merely a product into a symbol of happiness and togetherness.