KEWAJIBAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI BAGI PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA SURABAYA
Mandatory Use of Personal Protective Equipment for Firefighters and Rescue Workers in the City of Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan di Kota Surabaya. Penggunaan APD merupakan bagian dari penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dijamin secara normatif melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta Permenakertrans Nomor 8 Tahun 2010 tentang Alat Pelindung Diri. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan APD masih menghadapi sejumlah hambatan, baik internal maupun eksternal. Hambatan internal meliputi kurangnya kesadaran dan disiplin personel, minimnya pelatihan, serta lemahnya sistem manajemen perawatan APD. Sementara itu, hambatan eksternal berupa ketidaksesuaian standar teknis APD dengan kebutuhan operasional, belum adanya regulasi teknis nasional khusus untuk pemadam kebakaran, serta keterbatasan akses terhadap APD bersertifikasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformulasi kebijakan, peningkatan pelatihan, dan penguatan budaya keselamatan kerja sebagai upaya perlindungan maksimal terhadap petugas pemadam kebakaran.
This study aims to analyze the implementation of the mandatory use of Personal Protective Equipment (PPE) for firefighters and rescue personnel in Surabaya City. The use of PPE is a part of the implementation of Occupational Safety and Health (OSH) principles, as legally mandated in Law Number 1 of 1970 concerning Work Safety, Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, and Minister of Manpower Regulation Number 8 of 2010 concerning Personal Protective Equipment. This research uses an empirical juridical method with a qualitative approach, employing interviews and direct observation in the field. The findings reveal that the implementation of PPE usage still faces several internal and external obstacles. Internal obstacles include lack of awareness and discipline among personnel, limited training, and weak management of PPE maintenance. Meanwhile, external obstacles involve the mismatch between the technical standards of available PPE and operational needs, the absence of specific national technical regulations for firefighting PPE, and limited access to certified equipment. This study recommends policy reformulation, enhanced training programs, and strengthening of the safety culture as key efforts to ensure optimal protection for firefighting personnel.