Indonesia adalah negara agraris dan maritim
dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan
perikanan. Sektor pertanian menyumbang 13,28% terhadap PDB pada 2021,
menjadikannya sektor terbesar kedua setelah industri pengolahan. Selama
pandemi, sektor ini terbukti tangguh dalam menghadapi ketidakstabilan ekonomi.
Namun, petani, produsen lokal, dan nelayan masih mengalami kendala dalam akses
pasar, peningkatan kualitas produk, dan keuntungan yang adil. Penelitian ini
menganalisis pengembangan aplikasi PADIGO (Pasar Digital Indonesia) guna mengatasi
tantangan tersebut melalui fitur seperti Market, Connect, Payment, Logistic,
Event, Real-Time Market, Forum, dan Regulation. Dengan pendekatan research and
development (R&D) serta model 4D ( define, design, develop, disseminate ), penelitian ini menggunakan sumber primer
dan sekunder. PADIGO memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses
pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memastikan keuntungan yang lebih adil
bagi petani, produsen lokal, dan nelayan. Dengan demikian, aplikasi ini
berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, efisien, dan
berkelanjutan .
Kata kunci : Fitur, PADIGO,
Platform Digital, Perekonomian .