DESAIN PEMBELAJARAN MENEMUKAN NILAI PI (𝝅)
MENGGUNAKAN MEDIA TAMPAH PADA SISWA KELAS
V SEKOLAH DASAR
DESIGNING LEARNING ACTIVITIES TO DISCOVER THE
VALUE OF PI (𝝅) USING TAMPAH AS A LEARNING MEDIUM
IN FIFTH GRADE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan bermakna, khususnya dalam memperkenalkan konsep pi (𝜋) pada siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan desain pembelajaran untuk menemukan 𝜋 dengan memanfaatkan konteks etnomatematika pada tampah melalui pendekatan RME. Penelitian dilakukan di SDN Banyu Urip II/363 Surabaya dengan menggunakan pendekatan design research yang terdiri atas tiga tahap: preparing for the experiment, pilot experiment, dan teaching experiment. Subjek penelitian meliputi 6 siswa kelas V-C pada pilot experiment dan 25 siswa kelas V-Apada teaching experiment. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara, dengan instrumen berupa LKPD, catatan lapangan, dan dokumentasi visual. Analisis data dilakukan dengan pendekatan retrospektif terhadap ketercapaian tujuan, aktivitas, dan proses pembelajaran sesuai HLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui serangkaian aktivitas yang disusun berdasarkan teori gunung es (Iceberg Theory), siswa dapat membangun pemahaman tentang diameter dan keliling lingkaran secara bertahap, hingga akhirnya menemukan rasio yang mendekati nilai 𝜋. Penyesuaian HLT 1menghasilkan HLT 2 yang terbukti efektif dalam menjembatani pemahaman siswa, baik secara kognitif maupun afektif. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa desain pembelajaran berbasis media tampah yang dikembangkan telah berhasil mengarahkan siswa untuk menemukan konsep 𝜋 secara mandiri melalui eksplorasi dan diskusi kelompok. Saran dari penelitian ini adalah agar pengembangan pembelajaran selanjutnya dapat menggali potensi konteks tampah untuk materi matematika lainnya.
This study was motivated by the need for more contextual and meaningful mathematics learning, particularly in introducing the concept of pi (𝜋) to elementary school students. The purpose of this research was to design and implement a learning model that guides students to discover 𝜋 using the ethnomathematical context of the tampah through a RME approach. The research was conducted at SDN Banyu Urip II/363 Surabaya using a design research methodology consisting of three phases: preparing for the experiment, pilot experiment, and teaching experiment. The subjects included 6 students of V-C in the pilot experiment and 25 students of V-A in the teaching experiment. Data collection techniques included observation, documentation, and interviews, using instruments such as student worksheets, field notes, and visual recordings. Data were analyzed retrospectively by examining the achievement of learning goals, activities, and learning processes based on the HLT. The findings indicate that through a sequence of activities designed following the Iceberg Theory, students gradually developed an understanding of diameter and circumference, eventually discovering a ratio close to the value of 𝜋. Adjustments made to HLT 1 resulted in HLT 2, which proved effective in bridging both cognitive and affective aspects of student understanding. The study concludes that the tampah-based learning design successfully guided students in independently constructing the concept of π through exploration and group discussion. It is suggested that future learning development further explore the potential of the tampah context for other mathematics topics.