CRITICAL READING STRATEGIES USE AMONG UNDERGRADUATE STUDENTS IN THE THESIS PROPOSAL WRITING
STRATEGI BACAAN KRITIS YANG DIGUNAKAN PADA MAHASISWA S1 DALAM PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI
Kata Kunci: Strategi Membaca Kritis, Mahasiswa Sarjana, Menulis Proposal Skripsi.
Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan strategi membaca kritis (Critical Reading Strategies/CRS) oleh mahasiswa sarjana dalam menulis proposal skripsi, dengan fokus pada frekuensi penggunaan, manfaat, dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan di Surabaya pada program studi bahasa Inggris, melibatkan 11 mahasiswa, dengan enam di antaranya dipilih untuk wawancara mendalam. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan CRS yang bervariasi. Strategi dasar, seperti parafrase, pemantauan, serta skimming dan scanning, sering digunakan, sedangkan strategi lanjutan yang membutuhkan analisis kritis, seperti anotasi, previewing, dan questioning, jarang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa kompleksitas suatu strategi memengaruhi tingkat penggunaannya.
Wawancara mengungkapkan manfaat CRS dalam meningkatkan kualitas proposal skripsi, termasuk menyaring informasi, meningkatkan pemahaman, mengidentifikasi celah penelitian, menyusun argumen, menghindari plagiarisme, dan meningkatkan kualitas keseluruhan. Namun, mahasiswa menghadapi tantangan seperti keterbatasan pengetahuan tentang CRS, kesulitan mencari materi yang relevan, masalah manajemen waktu, dan menangani isu plagiarisme.
Penelitian ini menegaskan peran penting CRS dalam penulisan akademik dan menyerukan dukungan yang lebih terarah untuk mengatasi tantangan yang dihadapi mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi intervensi guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan CRS secara efektif dan konsisten.
Key Words: Critical Reading Strategies, Undergraduate Students, Thesis Proposal writing
This study explores undergraduate students' use of critical reading strategies (CRS) in writing thesis proposals, focusing on their frequency of use, benefits, and challenges. Conducted in Surabaya among English major programs, the research involved 11 students, with six selected for in-depth interviews. Data were collected using questionnaires and interviews, analyzed through qualitative methods.
Findings revealed varying levels of CRS application. Basic strategies, such as paraphrasing, monitoring, and skimming & scanning, were frequently used, while advanced strategies requiring critical analysis, like annotating, previewing, and questioning, were less common. This suggests that the complexity of a strategy influences its usage.
Interviews highlighted CRS's benefits in improving thesis proposals, including filtering information, enhancing comprehension, identifying research gaps, structuring arguments, avoiding plagiarism, and improving overall quality. However, students faced challenges such as limited CRS knowledge, difficulty sourcing relevant materials, time management issues, and addressing plagiarism concerns.
The study underscores CRS's essential role in academic writing and calls for targeted support to overcome the challenges students encounter. Future research should investigate interventions to enhance students’ ability to apply CRS effectively and consistently.