Manajemen Pertunjukan Grub Orkes Keroncong Petir Pada Masa Pandemi Covid19 Di Bondowoso.
Management Performance Petir Keroncong Orkestra During Covid19 Pandemic In Bondowoso.
Masa Pandemi Covid19 menjadikan Grub Orkes Keroncong Petir melakukan perubahan manajemen yaitu dari manajemen produksi pertunjukan secara langsung atau ofline berganti dalam cara produksi pertunjukan secara online. Dari fenomena ini maka menarik untuk melakukan pengkajian bagaimana pelaksanaan manajemen yang dilakukan, serta hambatan dan solusi yang dilakukan oleh Grub Orkes keroncong Petir. Serta untuk menganalisis tahapan manajemen yang dilakukan dengan menggunakan teori Manajemen Produksi Seni Pertunjukan.Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tahapan observasi, reduksi data, validasi serta penyajian data. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dalam pembahasan hingga menyimpulkan bahwa manajemen produksi Orkes Keroncong Petir disaat suasana pandemi merupakan langkah dalam rangka menjaga intensitas dari para anggota baik dalam bermusik dan juga dalam berkelompok.
During the Covid19 pandemic, the Keroncong Petir Orchestra Group made a management change, namely from direct or offline performance management to changing to online show production methods. From this phenomenon, it is interesting to conduct an assessment of how the management is carried out, as well as the obstacles and solutions carried out by the Petir Keroncong Orchestra Group. As well as to analyze the management stages carried out by using the theory of Performing Arts Production Management. The research method used is a qualitative approach with the stages of observation, data reduction, validation and data presentation. The research data were then analyzed in the discussion to conclude that the production management of the Keroncong Petir Orchestra during a pandemic was a step in order to maintain the intensity of the members both in music and also in groups.