Jathilan SebagaiI Ide Penciptaan Special Wear
Jathilan As An Idea For Creating Special Wear
Penelitian ini merupakan peneletian seni yang berfokus pada penciptaan busana special wear dengan inspirasi dari tari Jathilan Reog Ponorogo. Tujuan penciptaan ini adalah (1) Mendeskripsikan proses penciptaan special wear dengan inspirasi tari Jathilan Reog Ponorogo, dan (2) Mendeskripsikan hasil jadi special wear dengan inspirasi tari Jathilan pada Reog Ponorogo. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan karya teori Hendriyana yang terdiri 4 tahap meliputi tahap eksplorasi atau pra-perancangan, perancangan karya, perwujudan karya, dan penyajian atau desiminasi karya. Hasil penciptaan karya menyatakan bahwa: (1) Proses penciptaan diawali dengan proses pra-perancangan yang merupakan eksplorasi tema berupa moodboard. Pada tahap perancangan, hasil moodboard dikembangkan menjadi 20 desain female dan 10 desain male, yang kemudian dipilih 3 desain meliputi 2 desain female dan 1 desain male. Tahap perwujudan merupakan proses pengukuran model, pembuatan pola, proses menjahit hingga finishing busana, (2) Hasil penciptaan karya busana berupa special wear, 2 busana female dan 1 busana male dengan menerapkan sumber ide tari Jathilan yang kemudian dipamerkan pada event Grand Jury, Pameran Karya, dan event Annual Fashion ShowMahatrakala 2025.
Katakunci: Special_Wear, Jathilan, Karya_Busana
This research is an art study that focuses on the creation of special wear inspired by the Jathilan Reog Ponorogo dance. The objectives of this creation are (1) to describe the process of creating special wear inspired by the Jathilan Reog Ponorogo dance, and (2) to describe the finished special wear inspired by the Jathilan dance in Reog Ponorogo. The method used is Hendriyana's theoretical creation method, which consists of four stages: exploration or pre-design, design, realization, and presentation or dissemination of the work. The results of the creation process indicate that: (1) The creation process began with the pre-design stage, which involved exploring the theme through a mood board. During the design stage, the mood board was developed into 20 female designs and 10 male designs, from which 3 designs were selected, including 2 female designs and 1 male design. The realization stage involves measuring the model, creating patterns, sewing, and finishing the garments. (2) The final product is special wear, consisting of two female garments and one male garment, inspired by the Jathilan dance, which were then exhibited at the Grand Jury event, the Art Exhibition, and the Mahatrakala 2025 Annual Fashion Show.
Keywords: Special_Wear, Jathilan, Karya_Busana